Polisi Sekadau Bantu Lansia ke Gereja, Operasi Lilin Kapuas 2025 Tampilkan Wajah Humanis

- Kamis, 25 Desember 2025 | 17:48 WIB
Polisi Sekadau Bantu Lansia ke Gereja, Operasi Lilin Kapuas 2025 Tampilkan Wajah Humanis

Hi!Pontianak Suasana di Gereja HKBP di Jalan Merdeka Timur, Desa Mungguk, Kamis (25/12/2025) pagi, tampak berbeda. Di tengah keramaian jemaat yang hendak merayakan Natal, beberapa anggota polisi terlihat aktif membantu. Mereka dengan sigap memandu dan menopang para lansia, termasuk yang menggunakan kursi roda, sejak dari area parkir hingga ke dalam bangunan gereja. Rupanya, ini adalah bagian dari rangkaian pengamanan Operasi Lilin Kapuas 2025 yang dijalankan Polres Sekadau.

Pengamanan di lokasi itu dipimpin langsung oleh KA SPKT Polres Sekadau, IPDA Deni Siswanto, yang bertindak sebagai Perwira Pengendali. Ia didampingi empat personel lainnya. Tugas mereka tak sekadar menjaga ketertiban. Lebih dari itu, sikap ramah dan empati justru menjadi perhatian utama dalam setiap interaksi dengan warga.

Menurut Kapolres Sekadau, AKBP Donny Molino Manoppo, pendekatan humanis semacam ini sengaja diintegrasikan dalam skenario pengamanan Natal dan Tahun Baru.

“Pengamanan tidak hanya berfokus pada pengaturan dan penjagaan, tetapi juga bagaimana kehadiran polisi dapat memberikan rasa aman serta membantu masyarakat secara langsung saat melaksanakan ibadah,”

kata Donny melalui Kasi Humas Polres Sekadau, IPTU Triyono.

Sebelumnya, pada Rabu (24/12), Wakapolres Sekadau Kompol Asep Mustopa Kamil sudah mengingatkan hal serupa dalam apel kesiapan. Saat itu, ia menekankan betapa pentingnya etika, kesantunan, serta pendekatan yang menyentuh sisi sosial dan spiritual dalam menjalankan tugas.

“Personel Polres Sekadau diminta menjaga suasana ibadah tetap aman dan nyaman, sehingga kehadiran Polri di lapangan benar-benar dirasakan oleh masyarakat,”

pungkasnya.

Jadi, operasi pengamanan tahun ini memang punya warna lain. Bukan cuma soal patroli dan pengawalan ketat, tapi juga tentang kehadiran yang terasa, membantu, dan manusiawi di tengah kerumunan jemaat yang sedang beribadah.

Editor: Novita Rachma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar