BEKASI – Seorang pedagang es cincau keliling ditemukan tewas di jalanan Kota Bekasi. Video yang merekam detik-detik naasnya itu pun ramai beredar di media sosial, menyentuh banyak hati.
Kejadiannya berlangsung Jumat sore lalu, tepatnya di Jalan Irigasi Quarta Tiga, Perumahan Irigasi Danita, Bekasi Timur. Dari rekaman CCTV milik warga, korban terlihat masih mendorong gerobaknya seperti biasa. Lalu, tiba-tiba saja langkahnya terhenti. Tubuhnya ambruk dan terkapar di aspal.
Warga yang melihat langsung berlarian menolong. Mereka berusaha membawanya ke klinik terdekat. Sayangnya, usaha itu sia-sia. Nyawa pria malang itu tak tertolong dan dinyatakan meninggal di tempat.
“Kejadiannya sore kemarin pas lagi dagang keliling,” ujar Ika, seorang warga.
Ia melanjutkan, “Tiba-tiba jatuh terkapar, warga langsung ramai menolong, tapi ternyata sudah meninggal di tempat.”
Menurut keterangan warga sekitar, korban sudah lama berjualan di kawasan itu. Diduga kuat, kelelahan hebat memicu serangan jantung mendadak yang merenggut nyawanya.
Didi, rekan korban, mengaku terpukul. Sahabatnya itu dikenal sebagai pekerja keras yang jarang mengeluh sakit. Begitu insiden terjadi, pengurus RT/RW setempat langsung menghubungi Polsek Rawa Lumbu.
Petugas yang datang ke lokasi langsung melakukan olah TKP. Hasil pemeriksaan awal cukup jelas: tidak ada tanda-tanda kekerasan sama sekali pada jasad korban.
“Dari hasil olah TKP, tidak ditemukan bekas luka atau tanda kekerasan. Jenazah kemudian kami evakuasi ke RSUD dr. Chasbullah Abdul Majid,” jelas seorang petugas di lapangan.
Pihak keluarga pun telah mengambil alih proses selanjutnya. Mereka mendatangi rumah sakit dan memilih untuk tidak melakukan autopsi. Jenazah almarhum kemudian dibawa pulang ke kampung halamannya di Kabupaten Garut, Jawa Barat, untuk dimakamkan dengan tenang. Sebuah akhir perjalanan yang menyedihkan bagi seorang pejuang nafkah di tengah kota.
Artikel Terkait
Anggota DPR Soroti Rencana Pengiriman Pasukan TNI ke Gaza: Perlu Kajian Teknis dan Perhatikan Beban APBN
KUHP dan KUHAP Baru Perkuat Perlindungan Hukum bagi Korban Perempuan dan Anak
Taman Cinta Takalar Jadi Destinasi Romantis Gratis Jelang Valentine
Tanah Longsor di Wonosobo Tewaskan Satu Warga, Angin Kencang Rusak Delapan Rumah