Jakarta, Kamis lalu – Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian memberikan penjelasan terbaru soal dampak parah bencana yang melanda. Menurutnya, banjir dan tanah longsor pada November 2025 silam ternyata menghilangkan 25 desa dari peta. Lokasinya tersebar di Aceh dan Sumatera Utara.
"Di Sumut masih tetap sama delapan, jadi ada 25 kira-kira jumlah desa yang hilang per hari ini," ujar Tito dalam konferensi pers di kantornya.
Dia menambahkan, "Tapi kita akan cross check lagi nantinya."
Angka ini sekaligus mengoreksi pernyataan sebelumnya. Sebelumnya, pemerintah menyebut ada 22 desa yang lenyap. Namun, setelah rapat koordinasi dengan BNPB dan para kepala daerah, datanya berubah. Tito menyebut pertemuan itu menghasilkan angka yang lebih akurat: 25 desa.
Di sisi lain, ada kabar yang sedikit melegakan dari Sumatera Barat. Gubernur Mahyeldi Ansharullah menegaskan, di wilayahnya tidak ada desa yang benar-benar hilang. Memang sempat ada satu daerah yang terisolasi total karena jalan dan akses komunikasinya putus diterjang longsor.
"Tapi berkat kerja keras semua pihak, terutama dari TNI ya membangun jembatan, didukung yang lain, Polri, kemudian pemerintah daerah, dari Danantara, Menteri PU, semua bergerak," kata Mahyeldi.
Artikel Terkait
Imsak Bogor Seragam Pukul 04.32 WIB, Subuh 04.42 WIB
Indonesia dan AS Sepakati Kerja Sama Semikonduktor Senilai Rp 76 Triliun
Debut Dion Markx di Liga 1, Hodak Uji Fleksibilitas Bek Muda Persib
Lamborghini Batal Luncurkan SUV Listrik Lanzador, Beralih ke Hybrid