Soal stok, peran Bulog disebutnya krusial. Mentan pun optimis, dengan penyerapan yang terjaga, Indonesia berpeluang buka sejarah baru.
“Kalau bisa. Izin Bapak Presiden, yang penting Bulog izinnya dan serapannya, 3 bulan ke depan sama saja 2025. Aku tidak minta lebih. Sama saja. Hampir pasti kita lakukan ekspor tahun ini. Dan itu sejarah pertama Indonesia,” tuturnya.
Tak cuma beras. Ada kabar baik juga dari komoditas gula. Pemerintah memastikan tidak akan ada impor gula putih pada tahun 2026 ini. Produksi tebu, dengan kontribusi signifikan 50% dari PTP di Jawa Timur, sedang dioptimalkan.
Menutup pernyataannya, Amran menegaskan bahwa swasembada ini adalah buah kerja kolektif. “Sekali lagi swasembada ini adalah kerja terbaik Kabinet Merah Putih dari gagasan besar Bapak Presiden Republik Indonesia dan seluruh penyuluh petani Indonesia. Terima kasih,” pungkasnya.
Artikel Terkait
WFH ASN Resmi Dimulai, Airlangga Sebut Potensi Hemat APBN Rp6,2 Triliun
Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia Tumbuh 7,7% di Awal 2026
PTPP Amankan Proyek Strategis Jembatan Pulau Laut di Kalsel
Meta Diapresiasi Patuhi Aturan Anak, Google Ditegur Pemerintah