Namun begitu, ia menegaskan bahwa kekurangan itu harus ditekan seminimal mungkin. Intinya, program ini harus terus dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Dan secara statistik, menurut penilaiannya, capaian ini hampir sempurna.
"Tapi kita bersyukur bahwa kalau kita pelajari dengan objektif, statistik boleh dikatakan bahwa kita 99,99 persen berhasil," ucap Presiden.
Prabowo lalu membeberkan data terbaru. Per 6 Januari 2026, jumlah penerima manfaat MBG telah melesat mencapai 55 juta jiwa. Angka yang luar biasa, mengingat program ini baru dimulai setahun sebelumnya, tepatnya 6 Januari 2025.
"Kita sudah mencapai hari ini dilaporkan kepada saya 55 juta penerima manfaat," jelasnya. "55 juta anak-anak Indonesia menerima makan tiap hari, dan termasuk ibu-ibu hamil."
Rasa bangganya tak bisa disembunyikan. Ia pun membandingkan dengan pencapaian negara lain, seperti Brasil. Menurut cerita yang ia terima, Brasil butuh waktu lebih dari satu dekade untuk mencapai angka yang lebih kecil.
"Presiden Brasil menyampaikan kepada saya mereka butuh 11 tahun untuk mencapai 40 juta penerima manfaat. Kita satu tahun mencapai 55 juta penerima manfaat," kata Prabowo. Sebuah pencapaian yang, baginya, patut disyukuri.
Artikel Terkait
Pemprov DKI Bakal Telusuri Izin dan Batasi Lapangan Padel di Perumahan
Tiga Pilar Timnas Indonesia Cedera, Absen di FIFA Series Pertama John Herdman
Polisi Maluku Pecat Brimob Terlibat Penganiayaan Siswa hingga Tewas
Pemprov DKI Larang Pembangunan Lapangan Padel Baru di Kawasan Perumahan