Ujarnya. Penurunan itu berlanjut di 2024, seiring harga saham yang terus melemah ke level Rp70-Rp80. Nilai kekayaannya pun menyusut lagi, kini tinggal Rp600 miliar.
Dengan pola seperti itu, Nadiem menegaskan bahwa kekayaannya sebetulnya sangat transparan dan mudah dihitung. Semuanya bertumpu pada satu faktor tunggal: pergerakan harga saham perusahaan teknologi yang go public itu.
Katanya.
Lantas, dari mana tuduhan bahwa dirinya diperkaya Rp809 miliar dari proyek Chromebook? Nadiem mengaku heran. Di sisi lain, ia bersikeras bahwa tidak ada hubungan sebab-akibat antara pengadaan barang itu dengan kekayaan pribadinya.
Pungkas Nadiem, menutup pembelaan tertulisnya.
Artikel Terkait
Malut United Kalah 2-3 dari Persija, Pelatih Apresiasi Semangat Juang Pemain
Toyota Calya Ugal-ugalan di Gunung Sahari, Dikejar Warga hingga Rusak
Kejagung Hentikan Perkara Korupsi Alex Noerdin Usai Mantan Gubernur Meninggal Dunia
Prabowo Prihatinkan Situasi Tepi Barat, Khawatirkan Dampaknya terhadap Upaya Perdamaian Gaza