Tak hanya sekadar tidur di atas pasir, hampir setiap rumah memiliki teras khusus dengan alas pasir sebagai tempat santai dan berinteraksi dengan keluarga.
Saat musim liburan sekolah, anak-anak sering bermain dan bersantai di hamparan pasir putih di halaman depan rumah.
Masyarakat desa meyakini bahwa tidur di atas pasir memiliki manfaat kesehatan.
Pasir yang digunakan berasal dari Pantai Lombang.
Sebelum dimasukkan ke dalam rumah, pasir disaring hingga halus dan lembut, serta secara rutin diganti untuk menjaga kebersihannya.
Meskipun mampu membeli kasur, warga lebih memilih tidur di atas pasir karena sudah menjadi tradisi dan diyakini memiliki banyak manfaat.
Mereka hanya menambahkan bantal dan guling sebagai alas tidur agar kepala tetap bersih.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: alifnews.id
Artikel Terkait
BSI Proyeksikan 83% Jamaah Haji Reguler 2026 adalah Nasabah Tabungan Haji
Tiang Listrik Keropos Ambruk di Mangga Besar, Lalu Lintas Sempat Lumpuh
Negosiasi AS-Iran Buntu, Trump Tegaskan Iran Tak Boleh Miliki Senjata Nuklir
Tiang Listrik Roboh di Mangga Besar Akibat Beban Kabel Optik, Lalu Lintas Tersendat