Tak hanya sekadar tidur di atas pasir, hampir setiap rumah memiliki teras khusus dengan alas pasir sebagai tempat santai dan berinteraksi dengan keluarga.
Saat musim liburan sekolah, anak-anak sering bermain dan bersantai di hamparan pasir putih di halaman depan rumah.
Masyarakat desa meyakini bahwa tidur di atas pasir memiliki manfaat kesehatan.
Pasir yang digunakan berasal dari Pantai Lombang.
Sebelum dimasukkan ke dalam rumah, pasir disaring hingga halus dan lembut, serta secara rutin diganti untuk menjaga kebersihannya.
Meskipun mampu membeli kasur, warga lebih memilih tidur di atas pasir karena sudah menjadi tradisi dan diyakini memiliki banyak manfaat.
Mereka hanya menambahkan bantal dan guling sebagai alas tidur agar kepala tetap bersih.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: alifnews.id
Artikel Terkait
Box Office Global 2025 Tembus Rp 560 Triliun, Didorong Film Asia dan Sekuel Hollywood
Fee Rp8 Miliar dan Potongan Pajak Rp60 Miliar di Balik OTT KPP Jakarta Utara
Minyak Venezuela: Ambisi AS yang Bisa Guncang Pasar Energi Global
Indonesia Blokir Grok, Jadi Negara Pertama yang Larang Chatbot Kontroversial Elon Musk