Arab Saudi bersiap menggelar sebuah konferensi penting. Tujuannya? Mempertemukan semua faksi yang berseteru di wilayah selatan Yaman. Langkah ini diambil dalam upaya meredakan ketegangan yang sudah berlarut-larut di sana.
Lewat sebuah pernyataan resmi, Kementerian Luar Negeri Saudi menjelaskan maksud dari pertemuan tersebut.
"Pertemuan ini untuk membahas solusi yang adil bagi masalah di selatan," begitu bunyi pernyataan itu.
Inisiatif ini sendiri sebenarnya datang dari permintaan Presiden Yaman, Rashad Al-Alimi. Menurutnya, dialog adalah satu-satunya jalan keluar yang masuk akal untuk menyelesaikan persoalan rumit di kawasan selatan. Di sisi lain, konferensi yang akan digelar ini juga bukan hal yang tiba-tiba. Ini adalah bagian dari komitmen berkelanjutan Riyadh untuk mendorong stabilitas di Yaman, sekaligus menciptakan iklim yang kondusif agar percakapan antar pihak bisa berjalan.
Artikel Terkait
Meta Diapresiasi Patuhi Aturan Anak, Google Ditegur Pemerintah
Gubernur DKI Minta PLN Jamin Tak Ada Lagi Pemadaman Listrik Mendadak
Pariwisata Indonesia Tumbuh, Kunjungan Wisman Naik 13,37% pada Februari 2026
Aturan WFH ASN Berlaku, Kantor Imigrasi Tetap Buka Penuh