Namun begitu, rasa puas tampaknya belum menyentuh pemain berusia 28 tahun itu. Sekadar bertahan di Super League rupanya belum cukup. Di balik kesan rendah hatinya, tersimpan harapan yang lebih personal.
Yamadera ingin PSIM tetap kokoh di kasta utama untuk musim depan. Itu prioritas utamanya. Tapi ada satu lagi yang dia idam-idamkan.
"Saya juga punya keinginan pribadi," tandasnya lugas.
"Ingin masuk jajaran sebelas pemain terbaik kompetisi ini di akhir musim. Itu target saya."
Sebuah target yang ambisius, tentu saja. Tapi bagi Yamadera, setelah membawa PSIM naik kelas, mungkin tidak ada yang mustahil.
Artikel Terkait
Donnarumma Bantah Isu Minta Bonus, Ungkap Luka Terbesar Setelah Italia Gagal ke Piala Dunia
Pertamina Siapkan Strategi Lima Pilar Hadapi Gejolak Energi Global 2026
Bank Dunia Soroti Ketahanan Ekonomi Indonesia di Tengah Gejolak Global
Ginandjar Kartasasmita: Kunci Pulihkan Rupiah Bukan Cetak Uang, Tapi Kepercayaan