Sementara angka korban terus bergulir. Mathias Reynard, kepala wilayah Valais, mengonfirmasi setidaknya 40 orang meninggal. Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Italia sempat menyebut angka 47. Memang, banyak warga Italia yang menjadi korban dalam tragedi ini.
Reynard menambahkan, 119 orang lainnya mengalami luka-luka. Mereka bukan hanya warga Swiss, tapi juga berasal dari berbagai negara di Eropa.
Proses identifikasi korban pun berjalan pelan. Frederic Gisler, pejabat kepolisian Swiss, menyebut 113 dari 119 korban luka sudah berhasil diidentifikasi. Enam lainnya masih dalam proses. Meski namanya sudah diketahui, kewarganegaraan sebagian korban masih belum pasti.
Dari yang sudah terdata, komposisinya beragam: 71 warga Swiss, 14 warga Prancis, 11 warga Italia, 4 warga Serbia. Lalu masing-masing satu orang dari Bosnia, Belgia, Luksemburg, Polandia, dan Portugal.
Namun begitu, masih ada 14 korban yang kewarganegaraannya belum diketahui. Sebuah tugas berat yang masih menanti para penyelidik di tengah suasana duka yang menyelimuti pegunungan Alpen itu.
Artikel Terkait
Menteri ESDM Pastikan Stok Elpiji Nasional Aman untuk Lebih dari 10 Hari
Presiden Prabowo Segera Lantik Hakim MK dan Ombudsman Baru Pekan Ini
Indonesia Sambut Positif Gencatan Senjata Dua Pekan Iran-AS
Pemerintah Tegaskan Pemotongan Gaji Pejabat Masih Wacana, Belum Diputuskan