Sebuah video yang menyayat hati beredar luas di media sosial. Dalam rekaman itu, seorang bocah perempuan asal Aceh dengan polos menceritakan pengalaman mengerikannya nyaris tersapu banjir bandang. Kisahnya, sederhana namun penuh ketakutan, berhasil menyentuh hati ribuan netizen.
Nama gadis kecil itu adalah Arsyilla. Usianya tak disebutkan, tapi dari penampilannya, dia masih sangat belia. Arsyilla adalah salah satu penyintas dari bencana banjir bandang yang melanda wilayahnya.
Video yang diunggah oleh Dompet Duafa TV itu diawali dengan Arsyilla, mengenakan pakaian serba pink, menyanyikan lagu daerah "Bungong Jeumpa". Suaranya lirih. Setelah itu, barulah dia mulai bercerita. Detik-detik mencekam itu dia ulangi dengan kata-katanya sendiri.
"Ya Allah, ini hari apa? Apakah hari terakhir saya hidup?"
Ungkapan pertamanya itu saja sudah cukup membuat siapa pun yang mendengarnya tercekat.
Dia melanjutkan, suaranya terdengar gemetar meski berusaha tegar. "Saya takut pada hari itu. Saya pikir ini hari kiamat. Lihat hujan saja sudah takut."
Lalu, bagaimana sebenarnya detik-detik Arsyilla hampir terbawa arus? Menurut pengakuannya, saat air mulai naik, dia bergegas menuju sebuah warung yang bertingkat dua. Dari sana, dia menyaksikan sendiri bagaimana air terus meninggi, perlahan tapi pasti, hampir menyentuh atap lantai pertama.
Tentu saja, berlindung di bawah bukan pilihan. Arsyilla pun memutuskan untuk naik ke lantai dua. Tapi situasi saat itu kacau balau.
Artikel Terkait
Polisi Dugaan Pelaku Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Lebih dari Dua Orang
Negara-Negara Arab Teluk Rugi Rp256 Triliun Akibat Penutupan Selat Hormuz
Lebaran 2026: 459.570 Kendaraan Sudah Tinggalkan Jakarta, Puncak Arus Mudik Masih Menanti
Michael Bloomberg Kembali Jadi Filantrop AS Terbesar dengan Sumbangan Rp72 Triliun