Shin Tae-yong Resmi Jadi Penasihat Teknis Timnas 7 Football Indonesia

- Kamis, 30 April 2026 | 19:00 WIB
Shin Tae-yong Resmi Jadi Penasihat Teknis Timnas 7 Football Indonesia
JAKARTA – Shin Tae-yong resmi ditunjuk sebagai Penasihat Teknis Timnas 7 Football Indonesia. Mantan pelatih Timnas Indonesia itu mengaku tertarik dengan visi dan misi yang diusung Indonesia Football 7 Federation. Deklarasi struktur organisasi digelar di Jakarta, Kamis (30/4/2026) sore WIB. Dudung Abdurachman, Kepala Staf Kepresidenan (KSP), diumumkan sebagai ketua. Shin juga ikut diumumkan dalam acara yang sama. Penunjukan Shin ini untuk persiapan Timnas 7 Football Indonesia tampil di Intercontinental Cup 2026. Ajang itu bakal berlangsung di Roma, Italia, pada 30 Juli sampai 3 Agustus nanti. Lumayan mepet, ya? Dudung sendiri mengaku bersemangat. Ia ingin membawa Indonesia harum di kancah internasional lewat tim ini. Katanya, kontribusi maksimal bakal diberikan untuk Indonesia Football 7 Federation. "Kenapa saya sangat tertarik dengan Football 7 ini karena bisa ikut kejuaraan dunia. Dari 280 juta orang Indonesia, mestinya ada tujuh pemain hebat yang bisa masuk tim nasional," ujar Dudung dalam konferensi pers, Kamis (30/4/2026). Dia juga lega Shin mau menerima pinangan. Menurut Dudung, pelatih asal Korea Selatan itu sudah terlanjur cinta Indonesia. Siap totalitas, katanya. "Alhamdulillah, Shin Tae-yong berkenan karena mencintai Indonesia. Dibayar murah pun mau dia," tambah Dudung. Nah, soal struktur kepelatihan, begini susunannya: Socrates Matulessy sebagai pelatih kepala, Difa Aryandra Zhafran sebagai asisten pelatih, dan Alfonsius Kelvan jadi pelatih kiper. Ada juga Reyhan Airlangga yang menangani kekuatan dan kondisi, plus Yusuf Maulana sebagai staf tambahan. Federasi sepakbola 7v7 ini terafiliasi dengan International Football 7 Federation (FIF7). FIF7 sendiri udah berdiri sejak 2011, dengan anggota lebih dari 50 negara. Lumayan banyak. Oh iya, perlu dicatat Football 7 ini beda sama Mini Football. Di Indonesia, Mini Football punya dua organisasi: Federasi Sepakbola Mini Indonesia (FSMI) dan Komite Sepakbola Mini Indonesia (KSMI). Jadi jangan sampai ketuker.

Editor: Handoko Prasetyo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar