tambah Agus.
Soal ketersediaan logistik, Agus memastikan stok untuk korban dalam kondisi aman. Hanya saja, distribusinya masih menemui hambatan. Utamanya karena akses jalan darat yang rusak parah dan masih dalam proses perbaikan. Kendala ini membuat pengiriman bantuan tidak bisa berjalan lancar seperti yang diharapkan.
Meski begitu, Agus berusaha meyakinkan bahwa pemenuhan kebutuhan dasar, terutama makanan, akan berjalan bertahap.
"Tapi yang jelas untuk kebutuhan permakanan insyaallah ya secara apa namanya bertahap, mudah-mudahan segera bisa terpenuhi dan masyarakat bisa tenang kembali, kemudian melakukan aktivitas kembali dan kita berharap situasi menjadi normal,"
pungkasnya.
Upaya pemulihan memang masih panjang. Namun, dengan bantuan yang telah digelontorkan dan dapur umum yang beroperasi, setidaknya ada secercah harapan bagi warga yang terdampak untuk perlahan bangkit.
Artikel Terkait
Mentan Zulhas Pastikan Konflik Timur Tengah Tak Pengaruhi Ketahanan Pangan Nasional
Laba Bersih Bank Jago Melonjak 114% pada 2025, Didorong Pertumbuhan Nasabah
RUU Hak Cipta Usulkan Karya Jurnalistik Dilindungi Hak Eksklusif dan Royalti
Pemerintah Rencanakan Pagar Raksasa untuk Atasi Konflik Gajah-Manusia di Way Kambas