Lalu, seberapa ramainya? Sepanjang tahun 2025, aktivitas penumpang di bandara ini diproyeksikan mencapai angka 1,9 juta. Angka yang cukup besar.
“Ditambah momen Nataru ini, tentu banyak masyarakat akan merayakannya,” ujar Radityo.
“Itu semua diprediksi ikut mendongkrak lonjakan jumlah penumpang nantinya.”
Mengenai puncak kepulangan atau arus balik, diperkirakan terjadi dua kali. Yang pertama pada 30 Desember 2025, tepat sebelum tahun baru berganti. Puncak kedua menyusul pada 4 Januari 2026, usai liburan berakhir.
Menyikapi hal itu, kesiapan harus benar-benar maksimal.
“Untuk itu, kami melakukan persiapan sejak awal,” pungkas Radityo. “Agar kenyamanan di Bandara Sam Ratulangi Manado benar-benar terjaga.”
Artikel Terkait
Harga Beras Dunia Anjlok, Pengaruh Swasembada Indonesia Mengguncang Pasar
Eliano Reijnders Ingatkan Persib: Puncak Klasemen Bukanlah Garis Finish
Indonesia Resmi Jadi Anggota Kunci Koalisi Pasar Karbon Global
Yabes Roni Siap Bawa Persis Solo Keluar dari Zona Degradasi