Jakarta Barat baru saja merasakan hangatnya Ramadan. Di RPTRA Kedoya Utara, Selasa lalu, riuh rendah anak-anak mengisi kegiatan pesantren kilat dan santunan yang digelar PT MNC Sky Vision bersama MNC Peduli. Ini bukan kali pertama, lho. Kegiatan serupa ternyata sudah berjalan untuk tahun ketiga berturut-turut.
Ray Rezky Prihatino, Head of Corsec perusahaan, hadir langsung menyaksikan antusiasme peserta. Memang, tujuan acara ini cukup jelas: menanamkan nilai-nilai agama sekaligus menyebar kebahagiaan, khususnya untuk anak yatim, lewat cara yang edukatif dan menyenangkan.
Respons dari warga pun sangat positif. Lurah Kedoya Utara, Febri Ariansyah, tak bisa menyembunyikan rasa syukurnya.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada PT MNC Sky Vision yang dalam hal ini bekerja sama dengan MNC Peduli dengan kegiatan seperti ini. Kami sangat merasa bersyukur banyak dibantu,” ujar Febri.
“Ini tahun ketiga kita mengadakan ini dan Alhamdulillah... Mudah-mudahan pada tahun berikutnya MNC tetap mendukung kegiatan seperti ini,” sambungnya penuh harap.
Menurutnya, dampak kegiatan ini nyata terasa. Anak-anak di wilayahnya selalu tampak bersemangat dan menunggu-nunggu acara ini digelar. Mereka bukan cuma belajar mengaji atau pengetahuan agama, tapi juga dapat kesempatan ikut lomba azan, melukis, dan aktivitas seru lainnya. Febri berharap langkah MNC ini bisa diikuti perusahaan lain.
Di sisi lain, rangkaian acaranya sendiri dirancang agar interaktif. Peserta tak hanya mendengar tausiyah, tetapi juga terlibat dalam pembelajaran nilai-nilai kebaikan yang dikemas dalam kebersamaan. Nuansa Ramadan benar-benar dihadirkan untuk memperkuat karakter dan semangat berbagi.
Tak lupa, sebagai puncak kepedulian, pihak penyelenggara juga membagikan santunan kepada anak-anak yatim. Langkah ini menjadi bukti konkret perhatian mereka pada masyarakat sekitar, terutama yang memang membutuhkan uluran tangan dan dukungan di bulan yang penuh berkah ini.
Artikel Terkait
Empat Prajurit BAIS TNI Terbukti Siram Air Keras ke Aktivis KontraS, Divonis 1,5 hingga 3 Tahun Penjara
Lima Negara Catat Lonjakan Peringkat FIFA, Timnas Indonesia Naik ke Posisi 118
IRGC Serang Markas Armada Kelima AS di Bahrain, Balas Serangan Militer Amerika di Iran Selatan
Chatib Basri Bantah Ekonomi Indonesia 2026 Setara Krisis 1998, Soroti Risiko Harga Pangan dan Kredibilitas Fiskal