"Terakhir adalah ketika kita scan dokumen, lalu submit untuk lamaran kerja, magang dan kegiatan lainnya. Bagaimana kita bisa menjamin soft file yang dikasih itu tetap aman?" tanyanya.
Dokumen seperti KTP atau ijazah yang diserahkan begitu saja, kata David, berpotensi disalahgunakan. Intinya, literasi digital masyarakat harus ditingkatkan. Bukan sekadar tahu cara pakai, tapi juga paham risikonya.
Acara talkshow itu sendiri juga menghadirkan sejumlah pembicara lain. Nurul Hidayat, Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan & Alumni Fakultas Teknik Unsoed, turut memberikan materi. Begitu pula Anika Faisal yang menjabat sebagai Sekjen Perhimpunan Bank Nasional.
Tak ketinggalan, Yusuf Salahuddin dari Tim Pengawasan Kepatuhan Ruang Digital Komdigi juga berbagi insight. Jadi, pesannya jelas: keamanan data dimulai dari kesadaran kita sendiri dalam bertindak di dunia maya.
Artikel Terkait
APBN Defisit Rp135,7 Triliun, Penerimaan Pajak Tumbuh 30 Persen
Menkeu Siapkan Penghematan Anggaran Hadapi Ancaman Defisit Akibat Harga Minyak
Menteri Keuangan Siapkan Skenario Antisipasi Defisit Jika Harga Minyak Capai USD92
Filipina Terapkan Kerja Empat Hari Seminggu untuk Kantor Pemerintah, Antisipasi Krisis Energi Global