Pemerintah Amerika Serikat merasa yakin. Mereka mengklaim operasi untuk mendominasi wilayah udara Iran berjalan sesuai rencana. Pernyataan ini disampaikan langsung oleh Sekretaris Pers Gedung Putih, Karoline Leavitt, pada Jumat lalu.
Menurut Leavitt, Washington memperkirakan target utama mereka bisa tercapai dalam kurun empat sampai enam minggu ke depan. "Kami berada di jalur yang tepat," ujarnya.
Namun begitu, ambisi AS tampaknya tak berhenti di situ. Dalam briefingnya di hadapan para wartawan, Leavitt juga mengungkapkan bahwa Washington sedang mempertimbangkan calon-calon potensial untuk memimpin Iran kelak. Ini sekaligus mengonfirmasi komentar Presiden Donald Trump sehari sebelumnya, yang dalam wawancara dengan Reuters menyebut AS harus ikut campur dalam suksesi kepemimpinan di Tehran.
"Saya tahu ada sejumlah nama yang sedang dikaji oleh badan intelijen dan pemerintah kami," kata Leavitt.
Tapi dia enggan berkomentar lebih jauh. "Saya tidak akan membahas detailnya saat ini," tambahnya, seperti dilaporkan Al Arabiya dan Reuters.
Pandangan Trump sendiri cukup gamblang. Dalam wawancara tanggal 5 Maret, dia meragukan putra mendiang Ayatollah Ali Khamenei akan menjadi penerus ayahnya. Padahal, figur itu sempat dianggap kandidat terkuat sebelum tewas dalam serangan gabungan AS dan Israel yang memantik perang ini.
Di sisi lain, sikap Trump terhadap Iran terbilang keras. Sehari sebelum pernyataan Leavitt, tepatnya 6 Maret, Trump menegaskan tidak akan ada kesepakatan dengan Iran kecuali melalui "penyerahan tanpa syarat".
Leavitt kemudian mencoba menjelaskan maksud atasannya. Menurutnya, yang dimaksud Presiden adalah bahwa status penyerahan tanpa syarat itu akan berlaku ketika Iran dinilai tak lagi mengancam keamanan AS. Saat itulah tujuan operasi militer yang dijuluki "Epic Fury" dianggap tercapai sepenuhnya.
"Posisi Iran pada dasarnya akan seperti itu, terlepas dari apakah mereka mau mengakuinya atau tidak," pungkas Leavitt.
Artikel Terkait
BMKG Peringatkan Puncak Musim Kemarau 2026 Terjadi pada Agustus, Berlangsung Lebih Lama dari Normal
Polisi Bubarkan Tawuran Remaja di Bekasi, Amankan Tujuh Orang dan Sita Senjata Tajam
Harga Perak Antam Anjlok Rp1.600 per Gram, Tembus Rp44.050
Komisi III DPR Rincikan Pasal 28A UU Polri Baru soal Penugasan Anggota di Luar Institusi