Sejak ditetapkan sebagai posko utama, Lanud Halim Perdanakusuma di Jakarta jadi pusat keramaian yang tak biasa. Bukan suara mesin jet tempur yang mendominasi, melainkan aktivitas pengiriman bantuan untuk korban banjir di Sumatera. Hingga Jumat (5/12/2025), data yang dirilis TNI menunjukkan angka yang cukup besar: 239,16 ton logistik telah diterbangkan dari sana.
Mayjen TNI (Mar) Freddy Ardianzah, Kapuspen Mabes TNI, yang memberikan konfirmasi ini.
"Total bantuan melalui udara yang distribusi dari Halim Perdanakusuma ke pangkalan aju baik itu di Medan, Padang, Bandar Aceh, Lhokseumawe, Sibolga, dan Rembele Itu sampai dengan hari ini ada 239,16 ton," ujarnya.
Menurut Freddy, bantuan yang menumpuk itu asalnya beragam. Tidak cuma dari TNI, tapi juga memuat sumbangan dari instansi pemerintah lain, perusahaan swasta, hingga inisiatif warga biasa yang peduli. Semuanya dikumpulkan di satu titik untuk kemudian diangkut.
Nah, soal pengangkutan, TNI AU mengerahkan armadanya. Berbagai jenis pesawat angkut dikerahkan, mulai dari yang besar seperti A400M dan Hercules, hingga Casa dan CN. Mereka berasal dari Skuadron 31, 32, dan 33.
Artikel Terkait
Menyusuri Savana, Menyapa Naga Purba: Panduan Lengkap ke Pulau Komodo untuk Pemula
Menteri Keuangan Ungkap Calon Kuat Wakil Menteri, Siap Tangani Sektor Pajak Langsung
Pacarnya Diperiksa 4 Jam, Polisi Selidiki Kematian Lula Lahfah
Reza Arap Diperiksa Empat Jam Lebih Terkait Meninggalnya Lula Lahfah