Tapi, bukan berarti semua berjalan mulus. OECD tetap menyoroti sejumlah ancaman serius. Perselisihan perdagangan yang makin panas, ketegangan geopolitik, dan tren investasi yang lesu disebut masih jadi penghambat pertumbuhan.
Mereka juga memberikan peringatan khusus.
“Peningkatan lebih lanjut dalam hambatan perdagangan, terutama di sekitar input penting, dapat menimbulkan kerusakan signifikan pada rantai pasokan dan output global,” kata OECD.
Belum lagi soal pasar keuangan. Euforia berlebihan terhadap AI dinilai berisiko.
“Valuasi aset yang tinggi berdasarkan ekspektasi optimistis terhadap pendapatan perusahaan yang digerakkan oleh AI menimbulkan risiko potensi koreksi harga yang tiba-tiba,” imbuhnya. Jadi, optimisme itu ada, tapi kewaspadaan tetap harus dijaga. (Wahyu Dwi Anggoro)
Artikel Terkait
Bank Danamon Siapkan Perombakan Manajemen, Nobuya Kawasaki Diusulkan Gantikan Daisuke Ejima
Kemenhub Temukan 2.060 Bus Tak Layak Jelang Puncak Mudik 2026
Pemerintah Mulai Evakuasi 32 WNI dari Iran via Azerbaijan
Pendaftaran Tiket Gratis Kapal Mudik Lebaran 2026 Dibuka, Kuota 69 Ribu Kursi