Jamie Dimon, sang CEO JPMorgan, rupanya punya favorit untuk kursi pimpinan Federal Reserve. Dia disebut-sebut mendukung Kevin Warsh, mantan Gubernur The Fed itu, untuk mengambil alih posisi tersebut.
Hal ini terungkap dari laporan The Financial Times, Sabtu lalu. Menurut mereka, Dimon merasa pandangannya sejalan dengan Warsh dalam banyak hal. Meski begitu, dia tidak secara gamblang menyatakan dukungan penuh.
Isu penggantian ketua The Fed memang sedang panas. Masa jabatan Jerome Powell akan berakhir awal tahun depan, dan proses pencarian penggantinya sudah di ujung tanduk. Presiden Donald Trump sendiri sebelumnya sudah berkomentar. Dia cenderung memilih antara Kevin Warsh atau Kevin Hassett, Direktur Dewan Ekonomi Nasional, untuk memimpin bank sentral.
Hubungan Trump dengan Powell sendiri dikenal tidak terlalu mulus. Presiden kerap melontarkan kritik, terutama soal kebijakan suku bunga. Menurutnya, Powell dinilai terlalu pelit dalam memangkas suku bunga.
"Setidaknya saya harus dimintai pendapat," begitu kira-kira jawaban Trump baru-baru ini ketika ditanya wartawan apakah ia berhak ikut campur.
Kekecewaannya cukup jelas. The Fed baru saja memangkas suku bunga seperempat poin untuk ketiga kalinya berturut-turut. Namun bagi Trump, pemotongan itu belum cukup. Dia menginginkan langkah yang lebih berani, hingga setengah poin.
Nah, dengan situasi seperti ini, dukungan dari raksasa perbankan seperti Dimon tentu jadi pertimbangan menarik. Apalagi, Warsh dianggap punya chemistry yang baik dengan kalangan Wall Street. Tinggal menunggu keputusan akhir dari Trump, yang akan menentukan arah kebijakan moneter Amerika ke depannya.
Artikel Terkait
22.617 Warga Tinggalkan Jakarta Usai Lebaran, Hampir Dua Kali Lipat Jumlah Pendatang Baru
Pattynama Optimis Persija Kalahkan Persib di Laga El Clasico
Timnas Indonesia U-17 Tahan Gempuran China di Babak Pertama Piala Asia U-17
Indonesia Tuan Rumah Kualifikasi U-12 Junior Soccer World Challenge 2026, Jadi Peluang Emas Akademi dan SSB