Prosedurnya sendiri akan berjalan standar: permohonan grasi akan diteruskan ke departemen khusus di Kementerian Kehakiman untuk dikumpulkan berbagai pendapat. Nantinya, penasihat hukum presiden yang akan merumuskan rekomendasi akhir.
Netanyahu memang figur yang paling memecah belah di Israel. Karir politiknya panjang pertama kali terpilih sebagai perdana menteri tahun 1996, lalu bolak-balik memerintah dan berada di oposisi, sebelum akhirnya kembali memimpin setelah pemilu 2022.
Menjelang pemilu Oktober 2026, banyak jajak pendapat menunjukkan koalisinya yang disebut-sebut sebagai yang paling kanan dalam sejarah Israel akan kesulitan meraih cukup kursi untuk membentuk pemerintahan.
Sepanjang karirnya, Netanyahu dikenal fokus pada isu keamanan dan ekonomi. Tapi bayang-bayang korupsi tak pernah benar-benar hilang. Dia memimpin saat tragedi 7 Oktober 2023 terjadi ketika Hamas melancarkan serangan yang disebut sebagai peristiwa paling traumatis dalam sejarah Israel, dan serangan paling mematikan terhadap orang Yahudi sejak Holocaust.
Sejak saat itu, dia memimpin perang dahsyat di Gaza yang menewaskan puluhan ribu warga Palestina dan menghancurkan sebagian besar wilayah tersebut. Langkah ini menuai kecaman keras dari berbagai penjuru dunia.
Meski berhasil melemahkan Hamas dan Hizbullah, serta melancarkan serangan terhadap Iran yang menghancurkan infrastruktur militer penting, perang ini meninggalkan luka yang dalam bagi banyak pihak.
Artikel Terkait
Gubernur DKI Peringatkan Dampak Global Konflik Iran-Israel ke Harga Pangan Jakarta
Iran Serang Aset Militer AS di Teluk Arab, Klaim Balas Serangan AS-Israel
Trump Klaim Khamenei Tewas dalam Serangan Gabungan AS-Israel, Ancam Lanjutkan Operasi Militer
Ekspor Minyak Sawit Indonesia 2025: Volume Naik 9,5%, Nilai Melonjak 29,2%