Kalau dirinci lebih jauh, komposisi penyaluran KUBL ternyata didominasi oleh sektor UMKM dengan porsi mencapai 69,01 persen. Besar sekali. Setelah itu, berturut-turut diisi oleh pembiayaan terkait keanekaragaman hayati sebesar 16,59 persen, lalu kegiatan berwawasan lingkungan yang menyumbang 3,34 persen.
Dian mencatat satu hal penting: sebagian besar sektor tersebut merupakan kegiatan ekonomi yang bersentuhan langsung dengan alam.
"Ini menjadi sebuah potensi besar untuk dikembangkan menjadi green lending yang lebih terarah dan berdampak,"
katanya menegaskan.
Peluangnya masih terbuka lebar, tinggal bagaimana langkah selanjutnya.
Artikel Terkait
Departemen Keuangan Siap Ganti Rugi Tarif Trump, Tapi Prosesnya Bisa Tahan Bertahun-tahun
JPMorgan Siap Hidupkan Kembali Kantor Caracas, Menyambut Era Baru Minyak Venezuela
Anggaran Aceh Tak Dipangkas, Prabowo Beri Lampu Hijau di Tengah Bencana
Medvedev Peringatkan Eropa dengan Video Serangan Rudal Hipersonik ke Ukraina