ABH saat ini telah dipindahkan ke ruang rawat inap di Rumah Sakit Polri. Tim gabungan yang terdiri dari penyidik Ditreskrimum Polda Metro Jaya, pendamping, dan psikolog telah melakukan kunjungan untuk memantau perkembangan kesehatannya.
“Berdasarkan pantauan terakhir, kondisi ABH baru saja tidak lagi menggunakan selang makan. Namun, secara keseluruhan, keadaannya masih belum memadai untuk dimintai keterangan resmi,” jelas Putu Kholis lebih lanjut.
Penyelidikan Bukti Digital Tetap Berjalan
Meskipun pemeriksaan terhadap ABH tertunda, pihak kepolisian menegaskan bahwa penyelidikan tetap intensif dilakukan. Fokus saat ini adalah pada penggalian dan analisis bukti-bukti digital yang diduga kuat dapat mengungkap motif dan kronologi kejadian ledakan di SMAN 72 Jakarta secara lebih jelas.
Proses penyidikan terus berlanjut sambil menunggu kondisi kesehatan ABH membaik sehingga dapat dilakukan pemeriksaan yang komprehensif.
Artikel Terkait
Seratus Personel Gabungan Basmi Ikan Sapu-sapu di Kali Cideng
Sekretaris Kabinet Konfirmasi Rencana Kunjungan Presiden Prabowo ke Rusia
KPK Tangkap Bupati Tulungagung dalam Operasi Tangkap Tangan
Sekretaris Kabinet Kritik Inflasi Pengamat dan Data yang Keliru