Menghadapi kompleksitas tantangan tersebut, IAP berkomitmen untuk melakukan peningkatan kapasitas secara berkelanjutan bagi seluruh anggotanya. Fokus utama adalah membekali para ahli perencanaan dengan kemampuan untuk menjawab tantangan perubahan iklim, keanekaragaman hayati, dan disrupsi teknologi.
"Kami akan memperkuat kapasitas anggota IAP. Advokasi-advokasi eksternal berujung untuk kepentingan anggota, tentunya sesuai dengan norma, aturan dan regulasi," tegas Dimastanto mengenai arah strategis organisasi.
Kolaborasi Kunci Kemajuan Perencanaan Indonesia
Dimastanto meyakini bahwa dengan semangat kolaborasi, IAP dapat memajukan kapasitas anggotanya dan pada akhirnya berkontribusi positif bagi kemajuan praktik perencanaan wilayah dan kota di Indonesia.
"Ketika anggota-anggota kita baik, maka praktik perencanaan wilayah dan kota di Indonesia juga akan baik. Muaranya ke sana, bagaimana kita memperbaiki kondisi di lapangan, tentu lewat anggota-anggota kita," pungkasnya menekankan hubungan sinergis antara kualitas anggota dan hasil perencanaan di lapangan.
Artikel Terkait
Bupati Tulungagung Diperiksa Intensif KPK Usai OTT di Jawa Timur
Menteri ESDM: Kenaikan Harga Minyak ke USD100 Tak Perlebar Defisit APBN
Gapensi Desak Penyesuaian Harga Proyek Imbas Kenaikan Biaya Konstruksi
Menteri ESDM: Kenaikan Harga Minyak ke US$100 Tak Perlebar Defisit APBN