Kemenhaj Godok Wacana 'War Ticket' Haji untuk Atasi Antrean Panjang
Nasional | Sabtu, 11 April 2026 - 08:06
Antrean panjang calon jamaah haji kini jadi perhatian serius. Presiden Prabowo Subianto punya pesan khusus: cari cara agar ibadah haji tak perlu lagi antre bertahun-tahun. Merespons hal itu, Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) mulai mematangkan sebuah wacana baru yang cukup mengejutkan: skema 'war ticket'.
Intinya sederhana, siapa cepat, dia dapat. Kuota yang disediakan pemerintah mengacu pada alokasi dari Arab Saudi akan dibuka untuk direbut langsung oleh calon jamaah. Siapa yang berhasil mendaftar dan masuk dalam kuota itu, dialah yang berangkat pada tahun tersebut.
Wacana ini diungkap langsung oleh Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak.
"Sekarang tuh Presiden berkeinginan supaya coba kalian pikirkan bagaimana caranya haji tidak ngantre. Jadi haji yang tidak ngantre. Nah itu yang sedang kami formulasikan," kata Dahnil, Sabtu (11/4).
Menurutnya, fenomena antrean panjang ini mulai mengemuka seiring dengan munculnya persoalan keuangan haji. Dia bahkan menyebut situasi semacam ini tidak terjadi sebelum adanya Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH).
Artikel Terkait
Kemacetan Parah Landa Kawasan Lapangan Banteng Imbas Gelaran Lebaran Betawi
Sekretaris Kabinet Kritik Inflasi Pengamat yang Tak Berdasar Data
Otoproject Ekspansi ke Bekasi dan Serpong dengan Konsep Studio Modern
Jatim Libatkan 7.500 Relawan Santri dan Mahasiswa untuk Percepat Sertifikasi Tanah