- Bermula dari Sasana Sumewa
- Menuju Alun-alun Lor
- Melintasi Gladag
- Lalu ke Telkom
- Menelusuri Loji Wetan
- Lanjut ke Perempatan Baturana
- Ke Perempatan Gemblegan
- Melintas di Kusumasari (Nonongan)
- Kembali melalui Gladag
- Masuk ke Alun-alun
- Dan berakhir di Pagelaran
Persiapan dan Pernyataan Keraton
Panitia Jumenengan yang diketuai oleh GKR Timoer Rumbai Kusuma Dewayani menyatakan bahwa seluruh persiapan telah dilaksanakan dengan cermat, termasuk pembersihan dan penghiasan lokasi-lokasi sakral seperti Kori Kamandungan dan Sasono Putro. Ditegaskan bahwa seluruh prosesi berjalan sesuai adat dan tradisi Keraton Surakarta yang telah turun-temurun.
Penobatan ini sekaligus menegaskan peralihan kekuasaan penuh kepada Gusti Purbaya, yang telah ditetapkan sebagai putra mahkota sejak tahun 2014. Kekuasaan tersebut secara resmi diserahkan tiga hari setelah wafatnya almarhum Pakubuwono XIII.
Tamu Kehormatan dalam Acara Penobatan
Acara bersejarah ini dihadiri oleh sekitar 400 tamu undangan yang terdiri dari tokoh nasional, pejabat pemerintah, raja-raja dari berbagai wilayah di Nusantara, serta kerabat dekat keraton. Beberapa nama penting yang diundang antara lain Sri Sultan Hamengkubuwono X dari Keraton Yogyakarta dan mantan Presiden RI Joko Widodo.
Prosesi Jumenengan Dalem Binayangkare PB XIV merupakan sebuah peristiwa budaya yang sangat penting, tidak hanya bagi warga Solo tetapi juga bagi pelestarian budaya Jawa pada umumnya. Acara ini menandai babak baru kepemimpinan di Keraton Surakarta Hadiningrat.
Artikel Terkait
Pemerintah Siapkan Bantuan Tunai hingga Rp60 Juta untuk Korban Bencana Sumatra
Megawati Sambut HUT PDIP ke-53 dengan Penegasan Partai Penyeimbang
Bantuan Subsidi Upah Rp600 Ribu untuk Guru Madrasah Non-ASN Telah Cair
Kilang Balikpapan Berbenah: Rp 123 Triliun untuk Fondasi Energi Nasional