Di Auditorium Mutiara STIK/PTIK, Jakarta Selatan, suasana buka puasa bersama Kamis lalu terasa berbeda. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo hadir bukan hanya sebagai tamu kehormatan, tapi juga membawa pesan penting. Di hadapan perwakilan ormas dan mahasiswa, ia menyampaikan sesuatu yang jarang terdengar: permohonan maaf.
"Saya secara pribadi, dan selaku pimpinan Polri, memohon maaf," ujar Sigit.
Permintaan maaf itu ia sampaikan terkait kinerja anggotanya di lapangan. Menurutnya, dalam upaya menjaga kamtibmas, tak jarang terjadi gesekan dengan masyarakat. Gesekan yang, pada akhirnya, berpotensi menimbulkan korban di kedua belah pihak. "Ini bukan tujuan yang kami cari," tegasnya, menegaskan bahwa bentrokan atau jatuhnya korban sama sekali bukan hal yang diinginkan institusinya.
Artikel Terkait
Gagalnya Perundingan AS-Iran Dorong Harga Minyak Tembus US$100, Saham Migas RI Menguat
Foton eMiler, Truk Listrik dengan Kabin Lapang dan Akselerasi Halus, Siap Operasi di Indonesia
Dolar AS Melonjak ke Level Tertinggi Seminggu Usai Trump Perintahkan Blokade Selat Hormuz
Harga Emas Antam Stagnan di Rp2,86 Juta per Gram, Harga Buyback Turun Rp42 Ribu