VinFast, produsen kendaraan listrik global, sedang melakukan langkah strategis untuk memperkuat ekosistem kendaraan listrik di Indonesia. Fokus utama mereka adalah membangun infrastruktur pengisian daya yang luas, yang diyakini sebagai fondasi kunci sebelum melakukan penetrasi pasar mobil listrik yang lebih masif.
Menurut Kariyanto Hardjosoemarto, CEO VinFast Indonesia, perusahaan memprioritaskan investasi pada infrastruktur terlebih dahulu, termasuk jaringan pengisian daya publik. Ia mengungkapkan bahwa fasilitas pengisian daya telah dipasang di hampir seluruh kantor pos di Indonesia. Pendekatan ini merupakan strategi jangka panjang untuk mendorong adopsi kendaraan listrik hingga ke berbagai daerah, dengan keyakinan bahwa membangun infrastruktur terlebih dulu akan menciptakan permintaan dari konsumen secara bertahap.
Untuk mempercepat ekspansi ini, VinFast menggandeng berbagai mitra strategis melalui V-GREEN, anak perusahaannya yang berfokus pada solusi pengisian daya. Kemitraan tidak hanya berhenti di kantor pos, tetapi juga telah menjalin kerja sama dengan jaringan ritel dan infrastruktur ternama, seperti Jasamarga, Alfamart, dan Indomart, untuk menjangkau lokasi hingga ke pelosok kota kecil.
V-GREEN memiliki target yang ambisius, yaitu membangun sekitar 30.000 titik pengisian daya di seluruh Indonesia. Target ini diharapkan dapat memperkuat kesiapan ekosistem kendaraan listrik di Tanah Air dan sekaligus mempercepat transisi Indonesia menuju era mobilitas berkelanjutan.
Editor: Yuliana Sari
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Artikel Terkait
Program Makan Bergizi Gratis Tembus Rp36,6 Triliun, Jumlah Penerima Capai 60 Juta Orang
KKP Buka Akses Ekspor Perikanan ke Turki dan China, 57 Unit Pengolahan Ikan Dapat Persetujuan
MNC Life dan BPD Papua Jalin Kerja Sama Asuransi Jiwa Kredit
BPD Papua Gandeng MNC Life Hadirkan Asuransi Jiwa Kredit untuk ASN