"Jangan enak-enak kau," sambung Prabowo, menirukan ejekan yang ia dengar. Katanya, ada yang menganggap dirinya cuma bisa berkoar di podium. Tapi ia tak peduli. "Oh ya? Ya tunggu saja panggilan. Lo jangan nantang gue lo."
Kalimat terakhirnya justru lebih personal. Suaranya sedikit lebih rendah, tapi maknanya dalam.
"Saya hanya takut sama rakyat Indonesia dan Tuhan Maha Besar. Saya. Dan kita semuanya harusnya begitu."
Rakornas 2026 itu pun berlanjut. Namun pesannya sudah terkirim: ada angin perubahan dalam penegakan hukum, dan mereka yang punya 'masalah' sebaiknya bersiap.
Artikel Terkait
Anggota DPR Desak Percepat Regulasi PPPK untuk 630 Ribu Guru Madrasah
Koordinator KKN UGM 1985 Klaim Tak Kenal Joko Widodo
Rocky Gerung Soroti Rp17 Triliun untuk Dewan Perdamaian Trump: Harga Sebuah Buku dan Nyawa Anak di NTT
Himpunan Mahasiswa Al Washliyah Desak Prabowo Tindak Tegas Erick Thohir