Prabowo Gelar Pertemuan Tertutup, Istana Bantah Isu Konsolidasi Oposisi

- Senin, 02 Februari 2026 | 15:00 WIB
Prabowo Gelar Pertemuan Tertutup, Istana Bantah Isu Konsolidasi Oposisi

Pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan sederet nama seperti Abraham Samad, Siti Zuhro, dan Susno Duadji pekan lalu sempat ramai disebut sebagai pertemuan dengan oposisi. Tapi, Istana punya penjelasan lain.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi membenarkan pertemuan itu memang terjadi pada Jumat, 30 Januari 2026. Lokasinya di Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan. Namun, ia menegaskan bahwa menyebutnya sebagai pertemuan dengan "tokoh oposisi" itu kurang tepat.

“Bukan tokoh oposisi,” kata Pratikno kepada awak media di sela Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026 di SICC Sentul, Bogor, Senin (2/2/2026).

“Beliau bertemu dengan tokoh-tokoh nasional yang memiliki kepedulian di bidangnya masing-masing,” tambahnya.

Menurut Prasetyo, ini cuma salah satu cara Presiden berkomunikasi. Caranya beragam, ada yang terbuka, ada juga yang tertutup. Intinya, untuk mendengar masukan sekaligus memberi penjelasan soal program-program pemerintah yang sedang berjalan. Semua demi kepentingan bangsa, katanya.

“Oleh Bapak Presiden semua berorientasi kepada kepentingan bangsa dan negara, kepada kepentingan masyarakat, sangat bagus,” papar Prasetyo.

Lalu, apa yang dibicarakan selama hampir lima jam itu? Ternyata, dengan Abraham Samad misalnya, Prabowo tidak membahas rencana mengembalikan UU KPK ke format lama. Topiknya lebih ke pertukaran pengalaman.

Prasetyo menjelaskan, Presiden ingin mendapat penjelasan dari mantan Ketua KPK itu soal pengalamannya memberantas korupsi. “Jadi, beliau ingin mendapatkan penjelasan dan bagaimana ini sekali lagi, korupsi adalah pekerjaan rumah bagi kita semuanya,” tandasnya.

Pertemuan semacam ini rencananya akan berlanjut dengan tokoh nasional lainnya. Tujuannya tetap sama: diskusi, terima masukan, dan beri penjelasan.

Menariknya, kabar pertemuan ini justru pertama kali diungkap oleh Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin. Dialah yang menyebut bahwa Prabowo bertemu dengan "tokoh-tokoh oposisi" untuk membahas kepentingan negara.

Sedangkan Abraham Samad, dalam sebuah wawancara televisi, mengaku pertemuan itu berlangsung sangat intens. Begitu asyiknya sampai-sampai, “sampai lupa makan malam,” ujarnya.

Editor: Dewi Ramadhani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar