Menyambut arus mudik Lebaran tahun depan, Kementerian Perhubungan tak mau lengah. Mereka sudah menyiapkan sejumlah titik istirahat tambahan di sepanjang jalur arteri, khususnya buat para pemudik yang mengendarai sepeda motor. Rencananya, beberapa fasilitas seperti jembatan timbang bahkan masjid akan dialihfungsikan sementara untuk jadi tempat singgah.
Dalam sebuah diskusi di Kompleks Parlemen, Senayan, Kamis lalu, Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Aan Suhanan, membeberkan strateginya. "Rest area ini penting," tegasnya. Menurut Aan, fokusnya ada di jalur arteri seperti Pantura. Caranya? Unit penimbangan atau jembatan timbang akan ditutup sementara dan dialihkan menjadi area istirahat.
Tak cuma itu, pihaknya juga menjalin kolaborasi dengan Kementerian Agama.
"Kami sudah koordinasi. Kementerian Agama menyiapkan masjid ramah pemudik," ujar Aan.
Beberapa masjid itu nantinya tak hanya jadi tempat ibadah, tapi juga disulap sementara jadi rest area. Khususnya untuk mereka yang naik motor. Yang menarik, di lokasi-lokasi ini akan ada posko layanan terpadu.
"Di situ nanti akan ada posko terpadu dari Kementerian Agama, dari kesehatan, dari kita, kemudian dari pemerintah daerah," imbuhnya.
Jadi, selain buat melepas lelah, pemudik juga bisa dapat pelayanan lain di satu titik yang sama. Upaya ini jelas ingin memangkas risiko kelelahan yang sering jadi pemicu kecelakaan di jalan. Harapannya, perjalanan pulang kampung tahun depan bisa lebih aman dan nyaman, terutama bagi para pengendara roda dua.
Artikel Terkait
Menteri Lingkungan Hidup Canangkan Target Bali 100 Persen Pemilahan Sampah
Pelanggan Spa yang Kehilangan Rp1,2 Miliar Bersaksi di Sidang, Tuding Terapis Bobol Rekening
Timnas Indonesia Naik ke Peringkat 118 Dunia, Kokoh di Posisi Ketiga Asia Tenggara
AS Serang Iran sebagai Balasan Tembak Jatuh Helikopter Apache, Iran Ancam Balas Dendam