Timnas Indonesia Naik ke Peringkat 118 Dunia, Kokoh di Posisi Ketiga Asia Tenggara

- Rabu, 10 Juni 2026 | 20:15 WIB
Timnas Indonesia Naik ke Peringkat 118 Dunia, Kokoh di Posisi Ketiga Asia Tenggara

Tim Nasional Indonesia mencatatkan lonjakan positif dalam pembaruan peringkat FIFA edisi Juni 2026, setelah meraih kemenangan beruntun pada laga persahabatan internasional bulan ini. Hasil tersebut membawa Skuad Garuda bertengger kokoh di posisi ketiga terbaik untuk kawasan Asia Tenggara.

Rentetan hasil positif saat menumbangkan Oman dan Mozambik memberikan tambahan poin yang signifikan bagi tim asuhan John Herdman. Skuad Merah Putih berhasil mengumpulkan total 1.157,14 poin dari dua laga tersebut. Tambahan belasan poin krusial itu mengantarkan Indonesia melesat tajam dan kini menempati peringkat ke-118 dunia.

Dalam lingkup persaingan regional, pencapaian Skuad Garuda ini semakin mendekatkan posisi mereka dengan dua penguasa tradisional kawasan tersebut. Posisi pertama masih dihuni oleh Thailand yang menduduki puncak regional, meskipun secara peringkat global sedang mengalami sedikit tren penurunan. Sementara itu, posisi kedua ditempati secara stabil oleh Vietnam yang tidak melakoni laga uji coba, namun masih bertahan di peringkat 99 dunia. Adapun posisi ketiga secara sah diklaim oleh Indonesia berkat performa konsisten serta kemenangan bersih sepanjang jeda internasional bulan ini.

Di sisi lain, pencapaian gemilang yang diraih skuad Garuda berbanding terbalik dengan situasi yang dialami oleh rival serumpun, Malaysia. Keputusan Federasi Sepak Bola Malaysia untuk absen dan tidak menggelar satu pun pertandingan uji coba pada kalender FIFA Matchday bulan ini membawa dampak yang cukup merugikan bagi posisi mereka. Berdasarkan perhitungan data FIFA terbaru, tim berjuluk Harimau Malaya tersebut harus terlempar dan kini terjerembap di peringkat 137 dunia. Kesenjangan yang semakin melebar secara drastis ini menjadi bukti nyata atas progres positif sepak bola Indonesia yang terus melangkah maju meninggalkan para pesaing di kawasan.

Editor: Melati Kusuma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar