Permintaan Polos Anak yang Menyayat Hati
Kesedihan Melda semakin dalam ketika salah satu anaknya yang masih kecil menyadari perbedaan menu sahur mereka dengan orang lain. Permintaan sederhana sang anak menjadi tamparan keras bagi Melda.
"Dan anak bilang, 'Mak, ayam,' katanya," tutur Melda dengan suara bergetar.
Dengan berat hati, Melda hanya bisa menghibur anaknya dengan janji: "Nanti tunggu ayah pulang, ayah pulang, iya bawa ayam."
Simbol Perjuangan Hidup Seorang Ibu
Momen ini menjadi simbol puncak keterpurukan mereka. Seorang ibu yang telah berjuang keras dengan menjual cabai dan tidur di kaki lima, ternyata tidak mampu memberikan lauk sederhana untuk anaknya di momen spesial Ramadan.
Kisah Melda Safitri mengajarkan kita bahwa penderitaan terberat dalam kemiskinan seringkali terasa melalui permintaan tulus dari mata polos seorang anak. Sebuah memori pahit yang kini menjadi pengingat betapa berharganya setiap rezeki yang diperjuangkan.
Artikel Terkait
Longsor Cisarua: Gubernur Soroti Eksploitasi Alam sebagai Pemicu Bencana
Longsor Cisarua Tewaskan Empat Marinir, 19 Personel Masih Dicari
Korban Terseret 200 Meter, Sopir Angkot Kabur di Tengah Hujan Deras Puncak
Dedi Mulyadi Bantah Rumah Panggung Bantuan Ikut Tenggelam: Itu Cuma Ilusi Kamera