"Gua anak sini, lo gua matiin ya di sini!" teriak pelaku pria.
Istrinya berusaha menenangkan, tapi sekaligus menyalahkan tindakan penyiraman air tadi. "Abang juga sih, ngapain pakai begitu-begitu?" ucapnya.
Namun bukannya reda, suaminya malah memukul. Cekcok fisik pun terjadi. Dalam situasi memanas itu, pelaku pria disebut-sebut mencatut nama seorang anggota kepolisian, seolah punya 'backing'.
"Anak mana sih lu? Lu polisi emang gua tanya? Gua panggilin Pak Joko nih ya," ancamnya.
Soal viralnya video ini, Kapolsek Palmerah Kompol Gomos Simamora sudah mengonfirmasi. Memang kejadiannya tanggal 16 Januari, tapi videonya baru menyebar luas sepuluh hari kemudian.
Korban, kata Gomos, sudah melaporkan kejadian ini ke pihak berwajib. Jalur hukum sudah ditempuh.
"Saya sudah cek, korban sudah membuat LP tanggal 16 Januari lalu. Tapi videonya viralnya baru kemarin," jelas Gomos.
Soal nama 'Pak Joko' yang disebut pelaku, Gomos membenarkan bahwa itu adalah nama salah satu anggotanya. Tapi apakah ada hubungan khusus dengan pelaku? Itu masih ditelusuri.
"Nanti kami akan segera tanyakan kepada Pak Joko, apakah yang bersangkutan mengenal pelakunya atau tidak," tandasnya. Mungkin nama itu hanya dicatut begitu saja di tengah emosi yang meluap. Atau ada hubungan lain? Kita tunggu hasil pemeriksaan polisi.
Artikel Terkait
Kengerian di Dusun Pengkol: Bocah Tewas Tenggelam, Ibu Kritis Usai Perampokan Sadis
Marco Grossi: Sang Pendiam di Balik iLovePDF yang Menolak Dikendalikan Investor
Pertikaian Gaji Picu Bentrok Pekerja Lokal dan TKA China di Proyek IPIP Kolaka
Bentrokan di Tambang Nikel Kolaka, Dua WNA China Diamankan