Dari Terminal Jatijajar di Depok, pagi ini ribuan orang mulai berangkat mudik. Mereka tak perlu bayar. Program mudik gratis Kementerian Perhubungan itu memberangkatkan sekitar 3.000 warga, menuju berbagai kota di Jawa dan Sumatera.
Irjen Kemenhub, Djarot Tri Wardhono, yang hadir di lokasi, menyebut ada 76 bus yang disiapkan.
"Ada 76 bus dengan penumpang yang akan mengikuti lebih kurang 3.000 orang," katanya, Selasa (17/3/2026).
Menurutnya, program kolaborasi ini digelar demi satu tujuan: membuat perjalanan mudik Lebaran jadi lebih aman dan nyaman bagi masyarakat. Di sisi lain, ini juga jadi bantuan konkret bagi mereka yang masih terbebani biaya transportasi untuk pulang kampung.
"Program ini merupakan kolaborasi bersama untuk mewujudkan mudik lebaran yang aman, nyaman, dan selamat," sambung Djarot.
Dia menuturkan, ada tujuan keselamatan lain di balik layanan ini. Pihaknya berharap dapat mengurangi jumlah pemudik yang nekat menggunakan sepeda motor.
"Ini juga untuk mengurangi penggunaan sepeda motor yang memiliki resiko cukup tinggi," ungkap dia.
Lalu kapan puncak arus mudik diprediksi terjadi? Djarot menyebut besok, Rabu 18 Maret 2026. Arus lalu lintas darat, katanya, akan paling padat.
"Malam ini sudah mulai naik sampai tanggal 18 Maret kita kira-kira adalah puncak mudik dari arah Jakarta dan sekitarnya," kata dia.
Sebelum berangkat, Djarot berpesan pada calon pemudik. Pengecekan kendaraan itu wajib. Jangan sampai abai.
"Pastikan bahwa kendaraan itu sehat untuk mudik ke wilayah tujuan dan jaga kesehatan dan stamina selama mudik," pesannya.
Suasana di terminal pagi tadi terlihat cukup semarak. Penumpang dengan tas dan bingkisan berdesakan, namun wajah mereka tampak riang. Perjalanan pulang yang dinanti-nanti akhirnya dimulai juga.
Artikel Terkait
200 Ribu Buruh Diprediksi Padati Monas dalam Perayaan May Day 2026
Bareskrim Gagalkan Peredaran 18 Kg Sabu Jaringan Malaysia-Indonesia, Tiga Tersangka Ditangkap
Kebakaran Apartemen di Tanjung Duren, 110 Personel Damkar Dikerahkan
Pemerintah Percepat Penertiban Perlintasan Sebidang Usai Kecelakaan KA di Bekasi