BNN Musnahkan 34,2 Kg Sabu, Ekstasi, dan Party Drug dari Berbagai Kasus

- Selasa, 17 Maret 2026 | 13:35 WIB
BNN Musnahkan 34,2 Kg Sabu, Ekstasi, dan Party Drug dari Berbagai Kasus
Berita Pemusnahan Narkoba

Asap mengepul di kompleks Badan Narkotika Nasional di Jakarta Timur, Selasa (17/3) lalu. Itu adalah tanda berakhirnya perjalanan puluhan kilogram barang haram. BNN memang sengaja memusnahkan barang bukti narkoba dari berbagai kasus yang digulung sepanjang Februari hingga Maret 2026. Totalnya mencapai 34,2 kilogram campuran sabu, ekstasi, dan cairan party drug yang mematikan.

Mayoritas dari tumpukan itu adalah sabu. Tercatat 27,7 kilogram jenis ini yang akhirnya dibakar. Angka besar itu berasal dari tujuh kasus terpisah.

Plt Deputi Pemberantasan BNN, Brigjen Roy Hardi Siahaan, membeberkan rinciannya.

"Dari tujuh kasus tersebut, total keseluruhan barang bukti narkotika jenis sabu yang disita seberat 27.921,86 gram atau 27,9 kilogram. Kemudian kita sisihkan untuk diperiksa lab seberat 192 gram, sehingga sisanya seberat 27.729,86 gram untuk dimusnahkan," ujar Roy.

Tak cuma sabu. Operasi lain juga menghasilkan 1.829 gram atau 3.196 butir pil ekstasi. Barang ini berasal dari seorang pria berinisial AZ yang diamankan di Bekasi, Jawa Barat.

Roy menceritakan, penangkapan terjadi pada 9 Februari 2026. "Tim BNN berhasil mengamankan seorang pria berinisial AZ, yang kemudian kita amankan di kontrakannya di Kampung Cibatu, Kabupaten Bekasi," katanya.

Yang menarik, sindikat ini ternyata bermain dari jauh. Menurut Roy, ekstasi itu dikirim langsung dari Luksemburg, Eropa Barat.

"Pelaku adalah penerima paket pos yang berisi kurang lebih 4.080 butir ekstasi yang dikirim dari Luksemburg," jelasnya.

Di sisi lain, ada juga barang bukti yang berasal dari operasi spektakuler di Bali. BNN menggerebek sebuah lab rahasia milik sindikat Rusia dan menyita party drug jenis mephedrone dalam bentuk cair. Sebanyak 7.247 mililiter cairan berbahaya itu ikut dimusnahkan hari itu.

"Dari hasil penggeledahan di tempat produksi di wilayah Kabupaten Gianyar, petugas menyita barang bukti hasil produksi narkotika jenis mephedrone dalam bentuk cairan sebanyak 7.250 mililiter. Petugas kemudian melakukan penyisihan uji lab sebanyak 3 mililiter dan sisanya sebanyak 7.247 mililiter dimusnahkan," papar Roy.

Operasi di Bali itu memang cukup besar. Selain produk jadinya, BNN juga menyita bahan baku produksinya. Ada bahan kimia cair sebanyak 198.129 mililiter yang dibakar. Juga bahan kimia padat seberat 4.099,5 gram.

"Selain itu juga ada bahan kimia dalam bentuk cairan sebanyak 198.657 mililiter, disisihkan untuk uji lab sebanyak 528 mililiter, sehingga dimusnahkan 198.129 mililiter," kata Roy.

"Bahan kimia dalam bentuk padatan, sebagaimana yang ada di depan teman-teman media, sebanyak 4.100 gram, disisihkan untuk uji lab sebanyak 0,5 dan kemudian nanti akan dimusnahkan 4.099,5 gram," imbuhnya.

Editor: Redaksi MuriaNetwork

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar