Pawang Hujan Diusir Saat Ritual Keraton, Ini Penjelasannya
Video itu ramai beredar. Memperlihatkan sosok Mbak Rara pawang hujan kondang tampak didatangi sejumlah abdi dalem di Pantai Parangkusumo. Suasana terlihat tegang. Tak lama, ia pun meninggalkan lokasi. Kejadian ini terjadi dalam prosesi Labuhan Keraton Yogyakarta, Senin lalu, dan langsung memantik pertanyaan publik.
Keraton Yogyakarta akhirnya angkat bicara. Melalui Penghageng Kawedanan Hageng Panitrapura, GKR Condrokirono, pihak keraton memberikan klarifikasi resmi.
Ia menjelaskan, meski acara keraton ada yang terbuka untuk umum, aturan mainnya harus jelas. Masyarakat boleh menyaksikan, asal menjaga ketenangan dan ketertiban. Nah, untuk pihak luar baik perorangan seperti pawang hujan maupun lembaga yang ingin terlibat langsung, syaratnya ketat: harus ada izin resmi terlebih dahulu.
Dari pernyataan itu, tampak bahwa Mbak Rara dianggap belum memenuhi prosedur itu. Ia hadir tanpa izin resmi, sehingga diminta untuk pergi.
Artikel Terkait
Kisah Florencia Lolita Wibisono: Dedikasi di Langit dan Rencana Bahagia yang Terkandas
Brooklyn Beckham Buka Suara: Saya Membela Diri untuk Pertama Kalinya
Ikan di Meja Imlek: Bukan Sekadar Hidangan, Tapi Doa Kelimpahan Rezeki
Jenazah Florencia, Pramugari Pesawat Hilang, Ditemukan di Jurang 500 Meter