Operasi tangkap tangan KPK di Pati, Senin (19/1/2026), berbuah kejutan. Bupati setempat, Sudewo, terjaring dalam razia yang digelar lembaga antirasuah itu. Kabar ini langsung memicu gelombang kehebohan.
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo membenarkan penangkapan tersebut. Sosok yang diamankan, tegasnya, adalah Bupati Pati.
Lantas, apa yang sebenarnya terjadi? Bagaimana kronologinya?
Dua Koper dan Dugaan Transaksi Jabatan
Operasi itu sendiri digelar pada Senin. Menurut sejumlah informasi, OTT ini berkaitan dengan kasus dugaan jual beli jabatan dalam pengisian perangkat desa atau perades tahun 2024. Perades adalah proses rekrutmen untuk posisi seperti Sekdes, Kaur, hingga Kadus.
Saat ini, Sudewo dikabarkan masih menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik KPK di Polres Kudus. Namun, dia bukan satu-satunya. Kepala Dispermades Pati Tri Haryama, beberapa kepala desa, dan Camat Jaken Tri Agung Setiawan juga turut dimintai keterangan. Pemeriksaan terhadap sang camat dilakukan di lokasi terpisah, yakni Polsek Sumber, Rembang.
Yang menarik, dari operasi ini KPK berhasil menyita barang bukti yang cukup mencengangkan: uang tunai dalam jumlah fantastis yang dikemas dalam dua koper. Salah satu koper itu konon berasal dari Camat Jaken, dengan nilai yang diduga mencapai ratusan miliar rupiah.
Artikel Terkait
Smartwatch Berdetak, Harapan Keluarga Korban Kecelakaan Pesawat di Bulusaraung Masih Menyala
Keluarga Co-pilot ATR 42-500 Berharap pada Detak Smartwatch dan Permohonan kepada Presiden
Pesan Terakhir Deden: Jaga Anak-Anak dan Doa yang Tak Pernah Terdengar
Dua Pendaki Saksikan Ledakan Pesawat KKP di Lereng Bulusaraung