Di sisi lain, pengamat politik Hendri Satrio turut memberikan pandangannya mengenai fenomena ini. Ia menyoroti gaya khas Purbaya yang kerap menarik perhatian publik.
Hendri kemudian mempertanyakan peran tim media sosial Purbaya. Ia menyarankan agar tim tersebut lebih menonjolkan sisi profesionalisme sang menteri, bukan justru mendorongnya ke ranah politik populer.
"Apakah tim medsosnya bisa bekerja sesuai dengan profesionalitas Purbaya? Atau justru menonjolkan gaya komunikasi yang akhirnya menariknya ke politik?" tanya Hendri.
Video yang memicu kontroversi ini direkam saat Purbaya berada di dalam mobil yang terjebak kemacetan. Meskipun video tersebut menuai banyak pujian dari netizen, Purbaya tetap bersikukuh tidak menyetujui penyebaran konten personalnya tanpa izin.
Peristiwa ini menjadi pelajaran penting mengenai batasan antara kehidupan personal seorang pejabat publik dengan tanggung jawab profesionalnya. Meski mendapat sorotan positif, privasi dan konsentrasi kerja tetap menjadi hal yang utama.
Artikel Terkait
Dari Suara Aneh hingga Laporan Hukum: Kronologi Bocornya CCTV Rumah Inara Rusli
Jangan Beli Buku hingga Jauhkan Sapu: Pantangan Unik Sambut Imlek 2026
Dedi Mulyadi Siapkan 3.000 Lowongan Kerja, Utamakan Lulusan SMK Jabar
Dedi Mulyadi Dikritik Usai Turun Langsung Evakuasi Korban Longsor