PSM Makassar Terancam Kehilangan Tiga Pemain Kunci di Tengah Perburuan Persebaya dan Persija

- Kamis, 14 Mei 2026 | 17:30 WIB
PSM Makassar Terancam Kehilangan Tiga Pemain Kunci di Tengah Perburuan Persebaya dan Persija

PSM Makassar tengah berada dalam tekanan besar menjelang musim 2026/2027, setelah nyaris terjerumus ke zona degradasi pada kompetisi musim ini, kini ancaman kehilangan sejumlah pemain kunci mulai menghantui tim berjuluk Juku Eja tersebut. Persebaya Surabaya dan Persija Jakarta dikabarkan mulai mengincar dan berupaya “memereteli” kekuatan tim asal Sulawesi Selatan itu satu per satu, dengan nama-nama seperti Syahrul Lasinari, Victor Dethan, hingga Victor Luiz disebut-sebut menjadi target utama.

Apabila gagal mempertahankan pilar-pilarnya, PSM Makassar berpotensi kembali menghadapi musim depan yang berat, bahkan bisa kehilangan daya saing di papan atas kompetisi. Satu-satunya jalan keluar adalah bergerak cepat dalam berburu pemain baru sebagai pengganti.

Nama pertama yang santer dikaitkan dengan kepindahan adalah Syahrul Lasinari. Bek berusia 26 tahun itu disebut masuk dalam radar Persebaya Surabaya untuk musim depan. Rumor tersebut mencuat melalui unggahan akun media sosial pada Rabu (13/5/2026).

“Defender PSM Makassar, Syahrul Lasinari (26 tahun) kabarnya bakal gabung ke Persebaya,” tulis akun tersebut.

Musim ini, Syahrul memang tidak mendapat banyak menit bermain. Hingga pekan ke-32, ia baru tampil dalam 16 pertandingan dan lebih sering menghuni bangku cadangan akibat ketatnya persaingan di lini belakang. Ia harus bersaing dengan pemain asing seperti Yuran Fernandes dan Aloisio Neto. Situasi ini berbeda dibandingkan musim lalu saat PSM Makassar masih dilatih Bernardo Tavares, di mana Syahrul menjadi salah satu pemain yang cukup dipercaya sang pelatih. Karena itu, peluang reuni antara Syahrul dan Bernardo Tavares di Persebaya dinilai sangat terbuka.

Sementara itu, Victor Dethan juga mulai dikaitkan dengan Persija Jakarta. Rumor tersebut pertama kali mencuat lewat unggahan akun serupa pada 6 Mei 2026.

“Winger muda PSM Makassar, Victor Dethan (21) akan merapat ke Persija Jakarta musim depan. Kontraknya dengan PSM Makassar akan habis akhir musim ini,” tulis akun tersebut.

Victor Dethan merupakan salah satu aset muda terbaik milik PSM Makassar. Pemain asal Kupang itu adalah lulusan akademi internal klub dan belum pernah membela tim lain sepanjang karier profesionalnya. Sejak promosi ke tim utama pada 2023, ia sudah tampil dalam 21 pertandingan dengan torehan dua gol dan dua assist. Kontraknya yang akan habis pada 31 Mei 2026 membuat peluang Persija Jakarta mendapatkan sang pemain semakin besar.

Di sisi lain, satu lagi pemain PSM Makassar yang dikabarkan mendekat ke Persija Jakarta adalah Victor Luiz. Kabar tersebut diungkap oleh akun media sosial lain yang menyebut bahwa telah terjadi kesepakatan secara lisan antara pemain berusia 28 tahun itu dengan klub ibu kota.

“Verbally agreed. Persija Jakarta dikabarkan telah sepakat secara lisan dengan pemain PSM Makassar, Victor Luiz (28),” tulis akun tersebut.

Dalam unggahan yang sama, Victor Luiz disebut memiliki statistik impresif musim ini dengan catatan 27 pertandingan, satu gol, dan sembilan assist. Meski belum ada konfirmasi resmi dari Persija Jakarta maupun pihak pemain, rumor ini semakin memperkuat indikasi bahwa Juku Eja bisa kehilangan beberapa pemain inti sekaligus. Victor Luiz sendiri menjadi salah satu motor serangan penting PSM sejak bergabung pada musim 2024/2025.

Gelombang rumor transfer ini menjadi alarm serius bagi PSM Makassar. Musim 2025/2026 sudah cukup berat bagi Juku Eja setelah sempat berkutat di papan bawah dan baru aman dari ancaman degradasi menjelang akhir kompetisi. Jika kini para pemain penting mulai hengkang, PSM berpotensi kembali kehilangan stabilitas tim musim depan. Karena itu, manajemen harus segera mengambil langkah strategis.

PSM wajib bergerak cepat mengamankan pemain yang masih ingin dipertahankan sebelum dibajak klub lain. Negosiasi kontrak yang terlambat hanya akan membuka peluang rival melakukan pendekatan lebih agresif. Sebagai klub yang dikenal kuat dalam pembinaan pemain muda, PSM perlu kembali memaksimalkan akademinya untuk menjaga regenerasi skuad. Musim ini menunjukkan PSM cukup kesulitan menjaga konsistensi saat pemain inti absen. Karena itu, kedalaman skuad harus menjadi fokus utama dalam perekrutan pemain baru.

Kini menarik menunggu bagaimana langkah PSM Makassar menghadapi ancaman “peretelan” pemain oleh Persebaya dan Persija. Jika gagal menjaga kekuatan inti, musim depan bisa kembali menjadi periode sulit bagi Juku Eja.

Editor: Lia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar