Dua gol malam itu membuat catatan Ferrari musim ini menjadi tiga gol dari 26 penampilan. Dia punya makna khusus untuk setiap bola yang masuk ke gawang lawan.
Namun begitu, Ferrari bukan satu-satunya pahlawan. Teppei Yachida juga tampil luar biasa. Pemain asal Jepang itu bahkan dinobatkan sebagai pemain terbaik usai mencetak gol pembuka yang menentukan arah permainan.
Bagi Yachida, performa gemilangnya adalah buah dari kerja keras. Dia mengaku kecewa dengan hasil pekan sebelumnya, dan itu memacunya untuk berlatih lebih giat.
Dia juga rendah hati. Gol yang dicetaknya, menurut Yachida, adalah hasil kerja kolektif.
Persiapan maksimal selama latihan, itulah kunci peningkatan performa tim menurutnya. Dengan sisa delapan laga lagi, Yachida punya tekad bulat.
Artikel Terkait
Bautista: MotoGP 2026 Lebih Sengit, Marquez Belum 100% Fit
Seven Speed Motorsport Bidik Dominasi Nasional dan Podium di D1GP Asia Tenggara 2026
Bali United Bangkit, Siap Hadapi Ujian Berat Lawan Persib di GBLA
Juventus Incar Darwin Nunez, Lihat Peluang dari Situasi Tak Pasti di Al Hilal