Kalau ditanya soal MotoGP 2026, Alvaro Bautista tersenyum. Mantan juara dunia Superbike itu bilang, musim ini jauh lebih seru ketimbang tahun lalu. Menurutnya, ada satu alasan utama: Marc Marquez belum sepenuhnya pulih.
Tiga seri awal memang dikuasai Aprilia Racing dan Marco Bezzecchi yang menang semua balapan utama. Tapi, lihatlah Sprint Race-nya. Di Thailand, Pedro Acosta yang menang. Lalu giliran Marquez di Brasil, dan Jorge Martin di Amerika Serikat. Pergantian pemenang itu menunjukkan satu hal: persaingan kini lebih ketat. Berbeda dengan 2025 yang seolah jadi "taman bermain" satu pembalap.
Buat penonton seperti Bautista, ini seperti angin segar. Kebangkitan Aprilia, katanya, adalah pemandangan yang menyegarkan.
“Sekilas lihat saja, musim ini jelas lebih menghibur. Tahun lalu rasanya cuma satu orang yang mendominasi,” ujar Bautista.
“Yang sangat terlihat adalah Aprilia, mereka sudah melompat jauh. Sementara Ducati, semua pembalapnya tampak lebih kesulitan,” imbuh pria asal Spanyol itu.
Bautista yakin, Marquez tidak akan bisa berleha-leha lagi di 2026. Kondisi fisik sang kompatriot yang belum optimal jadi faktor penting. Alhasil, setiap balapan dipastikan akan lebih sengit dan sulit ditebak.
“Kita lihat saja nanti perkembangan musim ini. Tapi menurut saya, tahun ini bukan lagi taman bermain buat Marc,” katanya.
“Saya juga rasa dia belum 100% fit. Karena itu, kejuaraan dunia kali ini akan jauh lebih kompetitif,” tandas peraih dua gelar World Superbike itu.
Lantas, keseruan apa lagi yang akan terjadi? Semua mata kini tertuju ke seri keempat. Balapan di Sirkuit Jerez-Angel Nieto, Jerez de la Frontera, pada 24-26 April mendatang, siap menjawabnya.
Artikel Terkait
Timnas Futsal Indonesia Juara Grup B, Hadapi Vietnam di Semifinal Piala AFF 2026
Goh Liu Ying Beralih Peran: Dari Atlet Perak Olimpiade Jadi Pelatih dan Pengusaha
Seven Speed Motorsport Bidik Dominasi Nasional dan Podium di D1GP Asia Tenggara 2026
Bali United Bangkit, Siap Hadapi Ujian Berat Lawan Persib di GBLA