NONTHABURI – Persiapan Timnas Futsal Indonesia jelang Piala AFF 2026 ternyata sangat mepet. Pelatih Hector Souto tak menampik hal itu. Dengan nada blak-blakan, ia mengakui waktu yang dimiliki timnya untuk mempersiapkan diri sangatlah terbatas.
Laga perdana sudah di depan mata. Senin siang nanti, Skuad Garuda akan berjumpa Brunei Darussalam di Nonthaburi Hall, Thailand. Pertandingan pembuka Grup B ini tentu penting, sebagai langkah awal di turnamen futsal terbesar se-Asia Tenggara. Sayangnya, kondisi tim belum bisa dibilang ideal. Bahkan, boleh dibilang cukup menantang.
Menurut Souto, waktu latihan yang mereka punya benar-benar singkat. Ini jadi tantangan terbesar. Bayangkan, cuma lima sesi latihan dengan total durasi sekitar 10 jam saja. Waktu sesedikit itu jelas sangat minim untuk menyatukan pemain, apalagi membangun kekompakan yang solid.
“Hal yang paling menantang adalah kami hanya memiliki lima sesi latihan. Jadi, seperti yang bisa Anda lihat, dengan 10 jam latihan dan skuad pemain yang hampir seluruhnya baru, ini sangat menantang,”
ujarnya dalam rilis FFI, Minggu (5/4/2026).
Memang, situasinya makin pelik karena komposisi pemain didominasi wajah-wajah baru. Proses adaptasi dan saling mengenal gaya main menjadi pekerjaan rumah yang besar, yang harus diselesaikan dalam hitungan hari, bukan minggu.
Namun begitu, Souto enggan menjadikan ini sebagai alasan. Baginya, kualitas individual pemain bukanlah masalah. Ia yakin, para pemain yang dibawanya punya kemampuan untuk bersaing di level regional.
“Ini adalah masalah terbesar kami, bukan kualitas para pemain itu sendiri. Saya pikir mereka semua adalah pemain yang bagus di Asia Tenggara,”
tuturnya.
Artikel Terkait
FIGC Krisis, Paolo Maldini Disebut Sebagai Calon Utama Presiden Baru
Hodak Tegaskan Sembilan Laga Sisa Sebagai Final Penentu Gelar Juara
Bos Aprilia Peringatkan Timnya Jangan Lengah Meski Puncaki Klasemen MotoGP
Persija Bertekad Hentikan Tren 5 Laga Tak Terkalahkan Bhayangkara di Lampung