JAKARTA – Dominasi Veda Ega Pratama di kelas rookie Moto3 2026 ternyata masih kokoh. Meski harus puas pulang dengan tangan hampa dari seri Amerika Serikat, posisi sang pembalap muda Indonesia di puncak klasemen debutan belum bisa diganggu gugat.
Dua seri awal musim ini, Thailand dan Brasil, memberinya 27 poin. Raihan itu cukup untuk menjaga jarak aman dari para pengejar terdekat. Brian Uriarte dan pembalap Malaysia Hakim Danish, misalnya, masih harus mengerem di belakang.
Faktanya, dari delapan rookie yang turun tahun ini, cuma Uriarte yang poinnya lumayan mendekati Veda. Pembalap Spanyol itu mengumpulkan 23 poin dan duduk di peringkat sembilan klasemen umum. Di bawahnya, ada Rico Salmela dengan 20 poin dari tiga lomba.
Casey O'Gorman mengoleksi 12 poin, sementara Hakim Danish baru dapat sembilan. Perkembangan menarik datang dari Jesus Rios yang mulai mencuri poin usai finis ke-15 di Spanyol. Sayangnya, dua rookie lain, Leo Rammerstorfer dan Zen Mitani yang satu tim dengan Veda di Honda Team Asia masih nol besar.
Nah, ini yang menarik. Dari semua debutan itu, sebagian besar sebenarnya sudah pernah mencicipi balapan Moto3 di musim sebelumnya, walau cuma beberapa seri. Hanya Veda dan Rammerstorfer yang benar-benar hijau, tanpa pengalaman sebelumnya sama sekali.
Tren Positif yang Tersendak
Sayangnya, tren positif Veda sempat terhenti di Circuit of the Americas, Austin, Senin (30/3/2026) dini hari WIB. Padahal, awal balapan terlihat menjanjikan.
Dia start dari posisi keempat dan langsung menunjukkan taring. Di lap-lap awal, Veda terlibat persaingan sengit dengan para rival dan bahkan sempat mencatat lap tercepat di lap keempat. Meski sempat terlempar ke posisi delapan, ia berhasil bangkit dan kembali menempel di barisan depan.
Tapi balapan motor memang tak pernah bisa ditebak. Saat berusaha menjaga ritme di lap kelima, tiba-tiba motornya kehilangan kendali di sebuah tikungan. Ban depan kehilangan traksi, menyebabkan highside yang membuatnya terpelanting. Balapannya pun berakhir di sana.
Artikel Terkait
Didi Hamann: Harry Kane Nyaman di Bayern, Kemungkinan Kembali ke Premier League Tipis
PSM Makassar Fokus Amankan Kontrak Yuran dan Victor di Tengah Isu Sanksi FIFA
Muhammad Nazaruddin Terpilih Aklamasi Pimpin Federasi Pickleball Indonesia
PSM Makassar Hadapi Lima Laga Penentu Nasib di April 2026