GOIANIA – Marco Bezzecchi baru saja meraih kemenangan spektakuler di MotoGP Brasil. Tapi, jangan salah. Di balik kemenangan yang mengantarnya ke puncak klasemen dunia itu, ada perjuangan berat yang hampir tak terlihat dari luar.
Balapan di Sirkuit Ayrton Senna, yang berakhir Senin dini hari WIB, memang memposisikan Bezzecchi sebagai pemenang. Dia mengalahkan Jorge Martin, rekan setimnya sendiri. Fabio Di Giannantonio ada di posisi ketiga, melengkapi podium. Ini kemenangan keduanya setelah Thailand di seri pembuka.
Namun begitu, jalan menuju finish pertama itu sama sekali tidak mulus. Sejak hari Jumat, akhir pekan terasa sangat berat bagi pembalap Aprilia itu. Performa awal buruk, dan semangat pun diuji.
Begitu pengakuannya usai balapan, seperti dilaporkan BBC. Rasanya, podium saat itu adalah mimpi yang jauh dari jangkauan.
Lalu, apa yang berubah? Semuanya butuh kerja keras ekstra. Bezzecchi menyebut timnya melakukan pekerjaan luar biasa. Dan dirinya sendiri? Dia mendorong melewati batas-batas yang biasa.
Artikel Terkait
Inter Milan Tersendat di Fiorentina, Keunggulan di Puncak Klasemen Serie A Menyusut
Haji Putra, dari Lintasan Balap hingga Donasi Ratusan Juta untuk Streamer
Blunder Kepa Picu Kekalahan Arsenal dari Manchester City di Final Carabao Cup
Barcelona dan Madrid Menang, Papan Klasemen La Liga Tetap Sengit