Sabtu lalu, Andre Rosiade menyempatkan diri meninjau langsung lokasi pembangunan hunian sementara di Guguak Malalo, Tanah Datar. Kawasan itu adalah salah satu yang terpukul cukup keras oleh banjir bandang beberapa waktu lalu. Sebagai Wakil Ketua Komisi VI DPR RI yang juga mewakili daerah pemilihan Sumbar, ia ingin memastikan sendiri progres pembangunannya sebelum huntara itu diserahterimakan ke tangan warga.
Di lokasi, 28 unit huntara sudah berdiri dan siap huni. Angka itu baru sebagian kecil dari total sekitar 500 unit yang digarap melalui kerja sama BP BUMN dan Danantara. Meski begitu, ini adalah tanda awal yang baik.
"Negara harus hadir, bukan hanya membangun, tetapi memastikan hunian ini benar-benar siap dan layak ditempati masyarakat,"
tegas Andre kepada awak media pada Senin (2/2/2026).
Menurutnya, percepatan penyediaan tempat tinggal darurat ini adalah wujud komitmen nyata pemerintah pusat di bawah Presiden Prabowo Subianto. Tujuannya jelas: mendorong pemulihan yang cepat dan terukur pascabencana di Sumatera Barat. Serah terima untuk huntara di Guguak Malalo sendiri rencananya bakal digelar Senin pekan depan.
Namun begitu, Andre tak cuma fokus pada hunian. Dari pantauannya, ada persoalan lain yang tak kalah mendesak. Setidaknya 12 hektare lahan persawahan warga di sana masih tertimbun material sisa bencana. Kalau tak segera ditangani, mata pencaharian para petani bisa terancam.
Untuk itulah, ia berjanji akan membantu menurunkan empat unit dump truck. Harapannya, alat berat itu bisa mempercepat proses pembersihan lahan agar warga bisa segera bercocok tanam kembali.
Di sisi lain, pemantauan pembangunan huntara dan hunian tetap terus ia lakukan di beberapa wilayah terdampak lainnya, seperti Padang Pariaman dan Agam. Kerja pemulihan ini memang masih panjang.
"Saya mengapresiasi sinergi semua pihak-pemerintah pusat, BUMN, pemerintah daerah, dan masyarakat-yang bergerak bersama mempercepat pemulihan pascabencana di Sumatera Barat,"
Artikel Terkait
Viral Pedagang Es Kue Kemayoran, Polisi: Tidak Ada Penganiayaan
Polda Riau Siapkan Sembilan Target Operasi Lancang Kuning Jelang Ramadan
Atap Madrasah di Bogor Ambruk, Dua Ruang Kelas Luluh Lantak
Khamenei Ancam Perang Regional, Trump Cuma Anggap Biasa