Memasuki gim kedua, ada sedikit harapan. Putri KW mencoba bangkit. Intensitas ditingkatkan, meski sempat tertinggal lagi 5-7. Ia bahkan berhasil menyamakan kedudukan menjadi 9-9, menciptakan momen ketat yang sempat membuat penonton berdebar.
Namun begitu, momentum itu tak bertahan lama. Menjelang interval, Supanida kembali mengambil alih kendali, memimpin tipis 11-9. Selepas jeda, pertarungan masih berlangsung sengit. Putri berjuang mengejar, tapi Supanida seperti punya jawaban untuk setiap serangan. Pertahanannya solid.
Jarak pun perlahan melebar. Dari 14-18, situasi menjadi sangat sulit bagi Putri. Tekanan di fase akhir pertandingan terlihat jelas. Beberapa kali ia terlihat menatap kok yang baru saja meleset dari garis. Supanida, di sisi lain, tampak tenang dan fokus.
Poin terakhir akhirnya jatuh. 21-15. Supanida Katethong pun merayakan gelar juara Swiss Open 2026, sementara Putri KW harus puas dengan posisi runner-up. Kekalahan ini tentu jadi catatan tersendiri, tapi perjalanan di Basel belum tentu sia-sia. Masih ada banyak turnamen di depan.
Artikel Terkait
Indonesia Gagal Bawa Pulang Gelar dari Swiss Open 2026
PSM Makassar Terancam Degradasi, Dua Laga Krusial Jadi Penentu Nasib
Alwi Farhan Gagal Juara Swiss Open, Indonesia Pulang Tanpa Gelar
Pontianak Tuan Rumah AVC Champions League 2026