Birmingham, Inggris Harapan Indonesia di All England 2026 meredup drastis. Babak 8 besar baru saja dimulai, dan hasilnya pahit: empat wakil pertama yang turun ke lapangan harus pulang lebih awal setelah menelan kekalahan.
Rentetan hasil buruk itu dibuka oleh Alwi Farhan. Sang tunggal putra takluk dari unggulan kedua Thailand, Kunlavut Vitidsarn. Alwi kalah dalam dua game dengan skor 17-21 dan 12-21. Permainan Vitidsarn terlihat solid, sementara Alwi kesulitan menemukan celah.
Tak lama berselang, nasib serupa menimpa ganda campuran. Amri Syahnawi dan Nita Violina Marwah sempat memberikan perlawanan sengit. Mereka bahkan mampu memaksa rubber game setelah merebut game kedua 21-18. Namun, di penentuan, pasangan China Guo Xinwa/Chen Fanghui tampil lebih dingin dan menutup pertandingan dengan skor 15-21.
Suasana makin suram ketika ganda putra Muhammad Rian Ardianto/Rahmat Hidayat juga tumbang. Lawan mereka, Chen Boyang/Liu Yi dari China, bermain sangat agresif. Rian/Rahmat hanya mampu mengumpulkan 16-21 dan 10-21 dalam dua game langsung. Kekalahan ini benar-benar terasa cepat.
Artikel Terkait
Susi Susanti Prihatin dan Soroti Pentingnya Perlindungan Atlet dari Kekerasan
Real Madrid Kehilangan Tiga Pemain Kunci Jelang Jadwal Padat Akibat Sanksi Disiplin
Liverpool Amankan Tiket Perempat Final Piala FA Usai Kalahkan Wolverhampton 3-1
PBSI Pastikan Keberangkatan Tim Bulutangkis ke Swiss Open Tak Terganggu Konflik Geopolitik