JAKARTA – Dengan konflik geopolitik antara Iran, AS, dan Israel yang memanas, kekhawatiran sempat muncul. Bagaimana nasib tim bulu tangkis Indonesia yang hendak berlaga di Eropa? Tapi tenang saja. Sekjen PBSI, Ricky Subagja, dengan tegas menyatakan bahwa perjalanan para atlet ke Swiss Open 2026 tidak akan terganggu. Rencananya, tim akan berangkat akhir pekan ini.
Turnamen bergengsi itu sendiri akan digelar di St. Jakobshalle, Basel, pada 10-15 Maret 2026. Menurut Ricky, persiapan atlet sudah matang. Yang penting sekarang adalah memastikan perjalanan dari Jakarta ke Basel berjalan mulus, agar konsentrasi para pebulu tangkis tetap terjaga.
“Kami memastikan tim Indonesia yang akan berangkat dari Jakarta menuju Swiss berada dalam kondisi aman dan siap menjalani perjalanan panjang," ujar Ricky, Sabtu (7/3/2026).
"Tim dijadwalkan bertolak pada Sabtu (7/3/2026) pukul 21.05 dan 23.45 WIB menggunakan Turkish Airlines dengan transit di Istanbul sebelum melanjutkan perjalanan dan mendarat di Basel," tambahnya.
Nah, begitu sampai di Swiss, bukan berarti langsung turun lapangan. Mereka masih punya waktu untuk persiapan tahap akhir. Ricky tampaknya optimis. Ia yakin atlet seperti Moh Zaki Ubaidillah dan kawan-kawan bakal memberikan yang terbaik.
"Kami berharap seluruh pemain dan ofisial dapat menjalani perjalanan dengan baik, segera beradaptasi dengan kondisi di sana, dan mempersiapkan diri secara optimal untuk menghadapi turnamen Swiss Open," tegas Ricky.
Perjalanan di Eropa tak berhenti di Basel. Usai Swiss Open, jadwal masih padat. Tim akan melanjutkan petualangan ke Prancis untuk Orleans Masters 2026, yang bertempat di Palais des Sports, Orleans, pada 17-22 Maret mendatang. Perjalanan panjang, tapi semoga membawa hasil yang gemilang.
Artikel Terkait
PSIM Hadapi Persija di Gianyar dengan Beban 11 Laga Tanpa Kemenangan
Pengadilan Spanyol Paksa Jaringan IPTV Ilegal Bayar Kompensasi Rp868 Miliar
Internal Real Madrid Berselisih Soal Masa Depan Camavinga
I.League Kecam Keras Tendangan Liar Pemain U-20 di Elite Pro Academy