Rabu (21/1) lalu, suasana di Lapangan Kantor MTQ Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, tampak berbeda. Ketua Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera, Muhammad Tito Karnavian, hadir untuk menyerahkan bantuan langsung kepada Pemkab setempat. Kunjungan ini bagian dari agenda peninjauan progres pemulihan pascabencana di wilayah itu.
Bantuan yang diserahkan cukup beragam. Ada 100 paket air mineral, 65 paket mi instan, sampai 13 karung beras 50 kilogram. Tak cuma bahan pangan, peralatan seperti 20 unit cangkul dan 10 gerobak dorong juga ikut disalurkan. Tujuannya jelas: mendukung pemulihan sekaligus memenuhi kebutuhan mendesak warga yang masih berjuang.
Selain itu, masih ada paket lain yang turut dibagikan. Mulai dari kelambu, pakaian anak, mukena, selimut, hingga masker dan perlengkapan kebersihan. Barang-barang sandang dan pokok itu diharapkan bisa sedikit meringankan beban.
Menurut Tito, Pidie Jaya memang termasuk wilayah yang terpukul cukup keras. Fakta di lapangan sampai Rabu kemarin masih memprihatinkan. Beberapa ruas jalan masih terputus, belum tertangani sepenuhnya. Tumpukan lumpu pun masih mengotori sejumlah sekolah dan puskesmas.
Artikel Terkait
Makan Bergizi Gratis dan Luka Nurani yang Terabaikan
Silaturahmi Berujung Nestapa, Satu Keluarga Tewas Diterjang Kereta di Perlintasan Tanpa Palang
Jakarta Siaga Awas, Hujan Ekstrem Lumpuhkan Ibu Kota
Hujan Lebat Runtuhkan Rumah Lapuk di Matraman, Satu Penghuni Terluka